Manchester United: UEFA Pertimbangkan The Red Devils Dicoret dari Kompetisi Eropa, Apa Penyebabnya?

Tuesday, 26 March 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar tangkapan layar akun Instagram unitedunwound

Gambar tangkapan layar akun Instagram unitedunwound

Frensia.Id- Manchester United kini terancam dicoret oleh UEFA dari kompetisi antarklub Eropa musim depan. Hal ini disebabkan oleh masuknya konglomerat Inggris Sir Jim Ratcliffe sebagai investor.

Sebelumnya Sir Jim Ratcliffe telah memiliki saham klub Liga Prancis, Nice. Disana Ratcliffe bahkan memegang kendali penuh karena merupakan pemilik saham mayoritas. Sedangkan di MU, Ratcliffe cuma memiliki 27,7 persen saham saja.

Berdasarkan pantauan Frensia.Id terhadap laporan The Sun, UEFA tidak akan membiarkan MU dan Nice ikut kompetisi yang sama. Saat ini Setan Merah dan Nice berada di jalur yang tepat untuk lolos ke Liga Europa musim depan. Andai sama-sama lolos, UEFA akan mencoretnya. Kemungkinan salah satu yang dilarang tampil.

Baca Juga :  Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

“Memang benar Manchester United dan Nice tidak bisa bermain di kompetisi yang sama. Mereka bisa bermain di kompetisi yang berbeda, karena tidak ada lagi ‘feeding’ antar kompetisi,” ujar sumber The Sun di UEFA yang dikutip oleh Frensia.Id.

MU dan Nice tetap bisa main bersama di Liga Europa musim depan jika Ratcliffe melepas kepemilikan di salah satu klub.

Baca Juga :  Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Ratcliffe harus memilih siapa yang akan dikorbankan, MU atau Nice. Karena MU merupakan mainan baru, Nice yang diperkirakan akan dilepas oleh Ratcliffe agar kedua klub bisa main di Liga Europa musim depan.

Hanya ada satu cara agar Ratcliffe tak perlu pusing melepas salah satu klub miliknya. Yaitu, antara MU dan Nice harus ada yang lolos ke Liga Champions musim depan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik
Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah
Harga Minyakita Naik, Pedagang di Jember Stop Penjualan
Gas Elpiji 3 Kg di Jember Langka-Mahal, Pertamina Gelar Operasi Pasar
Perajin Tahu di Mangli Jember Keluhkan Efek Domino Naiknya Harga Kedelai

Baca Lainnya

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Monday, 25 May 2026 - 14:00 WIB

BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi

Friday, 22 May 2026 - 19:32 WIB

Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah

Friday, 22 May 2026 - 18:34 WIB

Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengamankan pelaku yang membacok karyawan provider wifi (Foto: Istimewa).

Criminalia

Pria di Jember Ngamuk Bawa Celurit Bacok Karyawan Provider Wifi

Friday, 5 Jun 2026 - 16:20 WIB

Gambar Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 lebih (Sumber:Grafis Canva)

Economia

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

Thursday, 4 Jun 2026 - 10:36 WIB