Masuk Bulan Juli 2024, Harga Cabai Rawit Merah Melonjak

Wednesday, 3 July 2024 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Masuk Bulan Juli 2024, Harga Cabai Rawit Merah Melonjak (Sumber: Canva)

Gambar Masuk Bulan Juli 2024, Harga Cabai Rawit Merah Melonjak (Sumber: Canva)

Frensia.id- Masuk bulan Juli 2024 Harga sejumlah pangan nasional tampak naik. Yang mengkhawatirkan, harga cabai Rawit terus melonjak sebulan terakhir.

Entah apa penyebab? di sejumlah pasar tradisional, beberapa harga pangan mulai naik dalam papan harga pangan nasional. Dilansir dari tabel harga pangan nasional, beberapa di antarnya yang mengalami kenaikan kemarin adalah beras premium, beras medium, beras SPHP, garam halus beryodium, tepung terigu, daging sapi murni, bahkan cabai rawit merah dan keriting.

Untuk jenis beras, naiknya cukup kecil. Di Harga eceran Beras premium naik sekitar 0,06%, beras medium 0,07%, dan beras SPHP hanya 0,08%. Jadi naiknya hanya sekitar Rp10,00. Sedangkan harga grosirnya naik berkisar Rp100,00-Rp200,00.

Baca Juga :  Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Begitupun harga garam, tepung dan daging, naiknya tidak begitu tajam. Kenaikan harganya berkisar Rp70,00-Rp320,00. Yang lumayan tinggi adalah daging sapi murni.

Paling membuat khawatir adalah harga cabai rawit merah. Harga grosirnya juga cukup tinggi, mengalami kenaikan hingga 3,98 %. Berkisar mengalami kenaikan Rp1.450,00.

Dalam data pangan nasional menunjukkan bahwa sebenarnya harga grosir cabe rawit merah sebenarnya pernah mengalami penurunan. Mulai tanggal 27 Juniterus melemah. Dari harga Rp37.120,00 terus menurun hingga tanggal 30 Juni pada harga Rp35.140,00.

Sayangnya, memasuki bulan Juli 2024, tiba-tiba harganya meroket mendadak. Tanggal 01 Juli melonjak mendadak menjadi Rp36.390,00. Bahkan kondisi ini terus melonjak hingga kemarin, yakni menjadi Rp37.840,00
Tentu kondisi tersebut juga, membuat harga ecerannya, meningkat.

Baca Juga :  BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Harga eceran nasionalnya mencapai Rp45.760,00. Dalam pantauan Frensia.id, harga cabai tampak mengalami penurunan drastis mulai tanggal 25 Juni. Artinya, 2 hari sebelum harga grosir mengalami penurunan, harga ecerannya sudah menurun. Dari harga Rp46.200,00 menjadi Rp45.660,00 pada tanggal 26 Juni 2024.

Penurunan terus berlanjut hingga tanggal 27 Juni. Sempat mengalami kenaikan pada tanggal 28 Juni, namun esok harinya kembali turun. Terakhir pada tanggal 30 Juni, turun hingga Rp44.140,00.

Masuk Juli, malah naik drastis. Tanggal 01 Juli ada diangka Rp45.020,00. Bahkan kembali naik tanggal 02 Juli kemarin yakni Rp45.760. Artinya, naik sekitar 1,64%.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026
BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen
Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM
Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan
Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih
BRI Jember Salurkan KUR Rp 363,6 Miliar, Sektor Pertanian Mendominasi
Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati saat Rupiah Melemah
Rupiah Kian Melemah, Ekonom UNEJ Sebut Harga Pangan dan Energi Domestik Berpotensi Naik

Baca Lainnya

Wednesday, 5 August 2026 - 17:30 WIB

Emas hingga Daging Sapi Jadi Penyumbang Andil Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026

Wednesday, 5 August 2026 - 15:30 WIB

BPS Catat Inflasi Tahunan Jember pada Juli 2026 Capai 2,53 Persen

Sunday, 2 August 2026 - 17:33 WIB

Peringati Hari Koperasi Ke-79, Dekopinda Jember Gelar Jalan Sehat hingga Gaet Puluhan UMKM

Saturday, 27 June 2026 - 16:44 WIB

Dewan Komisioner OJK: Industri Keuangan adalah Industri Kepercayaan

Thursday, 4 June 2026 - 10:36 WIB

Gawat! Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus 18.000 Lebih

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading