Menteri Luar Negeri Rusia Kecam Kebangkitan Ideologi Nazi di Eropa Tengah

Thursday, 1 August 2024 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Sergey Lavrov Menteri Luar Negeri Rusia sumber edit by elriyadh

Ilustrasi gambar Sergey Lavrov Menteri Luar Negeri Rusia sumber edit by elriyadh

Frensia.id – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov mengecam keras terhadap apa yang ia sebut sebagai kebangkitan ideologi Nazi di beberapa negara Eropa Tengah.

Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers yang diadakan setelah pertemuan Rusia-ASEAN dan Pertemuan Menteri Luar Negeri KTT Asia Timur di Vientiane pada tanggal 27 Juli 2024.

Dalam tanggapan terhadap pertanyaan media, Lavrov menekankan bahwa tidak dapat diterima bagi Rusia untuk membiarkan keberadaan rezim yang secara eksplisit menghapuskan hak-hak etnis minoritas Rusia dan melarang segala sesuatu yang berhubungan dengan Rusia, baik secara fisik maupun hukum.

Baca Juga :  Pemkab Jember Kukuhkan Pengurus Kormi, Gus Fawait: Kalau Buat Event Harus Multiplier Effect

“Kami sangat prihatin dengan kebangkitan naluri Nazi yang tidak hanya terjadi di Jerman, tetapi juga meluas ke banyak negara lain di Eropa,” ujar Lavrov.

Ia menambahkan bahwa fenomena ini mirip dengan masa lalu ketika figur seperti Hitler dan Napoleon mengumpulkan kekuatan besar di Eropa untuk menyerang Rusia.

“Kita ingat bahwa Hitler mengumpulkan hampir seluruh Eropa di bawah standarnya untuk menyerang Uni Soviet” ucap Sergey Lavrov pada 27/07/2024.

Baca Juga :  Sekda Jember Angkat Bicara Soal ASN yang Bolos Kerja Malah Naik Jabatan

Lebih lanjut, Lavrov mendesak komunitas internasional untuk memperhatikan serius masalah ini dan tidak mengesampingkan sejarah yang telah mengajarkan betapa berbahayanya ideologi dan praktik Nazi.

“Ini adalah hal yang serius dan harus ditanggapi dengan tindakan nyata oleh semua pihak yang terlibat,” tegasnya.

Komentar Lavrov ini diharapkan akan memicu diskusi lebih lanjut di antara negara-negara anggota ASEAN dan mitra di Pertemuan Menteri Luar Negeri KTT Asia Timur tentang cara-cara efektif untuk mengatasi masalah ini dalam kerangka kerja sama internasional.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading