Home / Uncategorized

Orang Tua Harus Tau, Berikut 2 Tahapan Dalam Membimbing Anak Untuk Berpuasa

Monday, 4 March 2024 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar dari Pixabay by admin ambroo

Ilustrasi gambar dari Pixabay by admin ambroo

Frensia.id – Peran orang tua sangat penting dalam membimbing dan membiasakan anak untuk beribadah puasa Ramadhan.

Meskipun puasa Ramadhan hanya diwajibkan bagi Muslim yang sudah baligh, tetapi anak perlu dilatih oleh orang tua untuk berpuasa sejak usia dini.

Pelantikan dalam membiasakan anak untuk berpuasa sejak usia dini, akan membantu kesadaran melaksanakan ibadah ketika anak sudah menginjak baligh.

Dalam penelitian yang ditulis Olianda Adistiana yang diterbitkan di Al-Qalb: Jurnal Psikologi Islam tahun 2023 dijelaskan bahwa bimbingan orang tua sangat urgen bagi perkembangan kesadaran anak dalam menjalankan ibadah.

Penelitian berjudul “Bimbingan Orang Tua Dalam Menumbuhkan Kesadaran Berpuasa Pada Anak Di Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara” menjelaskan bahwa ada dua tahapan dalam menumbuhkan kesadaran berpuasa bagi anak.

Adapun dua tahapan bimbingan yang perlu dilakukan oleh orang tua dalam menumbuhkan kesadaran berpuasa pada anak, sebagai berikut.

Pertama, memperkenalkan puasa pada anak. Dalam tahapan memperkenalkan puasa ini, penting bagi orang tua untuk memberikan pemahaman tentang puasa.

Olianda dalam penelitian yang dilakukan di Kecamatan Ratatotok menemukan metode yang efektif. Yakni dengan cara menjelaskan tentang makna puasa atau bisa dengan memberikan contoh teladan yang baik, serta memberikan media seperti menonton film anak-anak yang berkaitan dengan puasa.

Kedua, membiasakan anak berpuasa. Tahapan ini bisa dimulai dengan cara orang tua menerapkan puasa pada anak secara bertahap. Menerapkan puasa beberapa jam atau bahkan setengah hari sesuai dengan kemampuan anak.

Sebaimana wawancara pada ibu IU, ia mengatakan bahwa pada 2 mingguan pertama bulan Ramadhan anaknya yang berumur 6 tahun dibiasakan puasa setengah hari sampai adzan dhuhur. Kemudian pada 2 minggu berikutnya anak saya sudah bisa berpuasa sampai Maghrib.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember
Geger Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember
Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo
Prosedur Mayoritarian
Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Kisah Penjual Bunga Tabur Makam di Trotoar Pasar Tanjung Jember Jelang Lebaran
Pusing Usai Minum Obat, Pemancing di Jember Ditemukan Tewas di Sungai

Baca Lainnya

Thursday, 26 March 2026 - 14:14 WIB

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 March 2026 - 12:12 WIB

Geger Bayi Laki-laki Ditemukan di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 March 2026 - 11:46 WIB

Ketua Komisi C Sebut Program “Bunga Desaku” Selaras dengan Visi Presiden Prabowo

Tuesday, 24 March 2026 - 23:33 WIB

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 March 2026 - 21:35 WIB

Axel Honeth, Sosiolog Jerman yang Mengeksplorasi Ide-Ide Jurgen Habermas

TERBARU

Penampakan bayi laki-laki yang ditemukan di pinggir jalan, samping rumah warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember. (Foto: Tangkapan layar Instagram @infojember).

Criminalia

Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Thursday, 26 Mar 2026 - 14:14 WIB

Arah Demokrasi. Sumber: Pixabay

Kolomiah

Prosedur Mayoritarian

Tuesday, 24 Mar 2026 - 23:33 WIB