Pakar Hukum Tata Negara Universitas Jember Soroti Wacana Revisi KUHAP

Friday, 31 January 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.Is- Wacana revisi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) oleh Komisi III DPR RI menjadi perhatian sejumlah pihak, termasuk akademisi dan praktisi hukum. Ahli Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Jember, Eddy Mulyono, S.H., M.Hum., berpendapat bahwa sumber hukum utama pada Undang-Undang R-KUHAP adalah UU No. 12 Tahun 2011, dari perspektif hukum tata negara, yang telah mengalami dua kali perubahan.

Dalam undang-undang tersebut, telah ditegaskan bahwa pembentukan perundang-undangan harus melalui lima tahapan, yaitu perencanaan, penyusunan, pembahasan, pengesahan, dan perundangan.

Hal ini ia jelaskan dalam acara talk show bertema, ”R-KUHAP: Kolaborasi atau Kompetisi Antar Penegak Hukum?” yang diselenggarakan oleh salah satu radio ternama di Kabupaten Jember (30/01/2025).

Lebih lanjut, Eddy Mulyono menyebutkan, dalam tahapan penyusunan, berdasarkan data Program Legislasi Nasional (Prolegnas), terdapat 176 RUU, di mana 41 RUU di antaranya merupakan Prolegnas prioritas.

Baca Juga :  Muskab VII IPSI Banyuwangi Berlangsung Demokratis, Gus Syifa Terpilih Sebagai Ketua Baru

“Jika saya perinci secara kontekstual dalam pembahasan R-KUHAP ini, kita perlu melihat bagaimana revisi ini berkontribusi dalam memperkuat sistem hukum dan penegakan keadilan di Indonesia,” jelasnya.

Eddy Mulyono juga menyoroti pentingnya sinergi-kolaborasi antar lembaga penegak hukum kolaborasi antarpenegak hukum dalam implementasi R-KUHAP.

“Dalam sistem hukum yang ideal, sinergi-kolaborasi antara aparat penegak hukum menjadi kunci utama. Namun, jika revisi KUHAP ini justru menimbulkan persaingan atau kompetisi tidak sehat, maka perlu dikaji ulang agar revisi ini tidak berdampak negatif terhadap proses peradilan,” tambahnya.

Ia menegaskan, aspek hukum tata negara harus menjadi pedoman utama dalam pembentukan dan implementasi R-KUHAP agar dapat berjalan sesuai prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusionalisme.

Baca Juga :  Jaring Generasi Muda, Polresta Banyuwangi Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026

“Sistem peradilan yang efektif harus didukung dengan peraturan yang jelas dan tegas, namun tetap memberikan ruang bagi kolaborasi antar lembaga hukum,” paparnya.

Dengan adanya pembahasan mengenai revisi KUHAP ini, ia berharap KUHAP menjadi umbrella provision atau ketentuan payung yang nantinya akan ditindak lanjuti oleh undang-undang sectoral menyesuaikan KUHAP yang mengatur tentang seluruh penegak hukum sehingga tidak terjadi tumpang tindih dalam melaksanakan kewenangan masing-masing, yang pada gilirannya berimplikasi kepada sistem penegakan hukum pidana.

“jadi para pemangku kebijakan dapat mempertimbangkan berbagai masukan dari akademisi, praktisi hukum, serta masyarakat agar revisi ini dapat mencerminkan kebutuhan hukum yang lebih baik di masa mendatang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung
Jaring Generasi Muda, Polresta Banyuwangi Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026
Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan
Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama
DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno
Pertamina Patra Niaga Bagikan Santunan di Regional Jatimbalinus
Bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Banteng Musik Jalanan
BEM Poliwangi dan BRKS Soroti Tambang Ilegal Petak 56, Desak Kajian Dampak Lingkungan dan Sosial

Baca Lainnya

Monday, 22 June 2026 - 17:26 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung

Monday, 22 June 2026 - 17:20 WIB

Jaring Generasi Muda, Polresta Banyuwangi Gelar Turnamen E-Sport Kapolri Cup 2026

Sunday, 21 June 2026 - 20:58 WIB

Peringati Bulan Bung Karno, Kader PDI Perjuangan Banyuwangi Nyekar dan Doa Bersama di Taman Makam Pahlawan

Saturday, 20 June 2026 - 21:18 WIB

Haul Bung Karno! DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Santunan Anak Yatim dan Doa Bersama

Saturday, 20 June 2026 - 19:05 WIB

DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Konco Lidasi Bangkitkan Semangat di Bulan Bung Karno

TERBARU

Tukang ojek (jaket merah) yang dijadikan sebagai jaminan oleh pelaku (Foto: Istimewa).

Criminalia

Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario

Wednesday, 24 Jun 2026 - 18:34 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading