Peringatan Direktur FBI, Peretas Cina Mengancam Lahirnya Malapetaka AS

Thursday, 1 February 2024 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber; CNN 31 Januari 2024

Sumber; CNN 31 Januari 2024

Frensia.id- Christopher Wray, Direktur FBI pada hari Rabu kemarin, mengumumkan bahwa ada peretas dari Cina yang sedang bersiap untuk membuat malapetaka. Hal ini akan membuat AS mengalami kerugian yang besar. Ia mengatakan pada Komite Pemilihan DPR untuk Partai Komunis Cina untuk bersiap-siap sebagai langkah preventif. Sebab, terlihat hanya tinggal menunggu waktu, malapetaka itu akan terjadi.

Sebenarnya cyber official telah lama menyuarakan kekhawatiran mengenai kemampuan Cina yang ofensif. Bahkan telah ada, beberapa pejabat AS yang khawatir aksi tersebut akan dapat merusak infrastruktur dalam Negeri. Pejabat senior AS lainnya, termasuk kepala Badan Keamanan Nasional, juga menjelaskan hal yang senada.

Baca Juga :  Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim

Wray menyatakan bahwa peretas RRT menargetkan infrastruktur listrik, instalasi pengolahan air, serta jaringan pipa minyak dan gas alam.

Pada peretas Cina telah menemukan dan bersiap menghancurkan infrastruktur yang sangat urgen dalam mempertahankan kemakmuran rakyat AS. “Ancaman dunia maya terhadap infrastruktur penting kita merupakan ancaman nyata terhadap keselamatan fisik kita”, tuturnya sebagaimana dilansir dalam laman CNN 31Januari 2024.

Baca Juga :  Gus Fawait Sosialisasikan Program Homecare saat Bunga Desaku di Tanggul

CNN memberikan laporan, bahwa dalam merespons masalah tersebut, Pada bulan-bulan terakhir, penegak hukum federal sudah mengupayakan langkah untuk menghindari peretasan ini. Mereka memerintahkan pengadilan agar Departemen Kehakiman menghapus kode berbahaya utamanya yang berkaitan dengan keamanan infrastruktur penting AS. Akan tetapi langkah ini masih belum maksimal.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan
Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya
Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli
Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol
Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk
Tanggapan Bakesbangpol Jember Soal Isu Eks Pegawai Bolos Kerja 13 Hari Malah Naik Jabatan
“NU Kuat, Indonesia Kuat; NU Berkhidmat, Indonesia Bermartabat”, Pesan Prabowo di Muktamar ke-35 NU
Prabowo Ingin Kartu NU di Muktamar ke-35, Gus Yahya Disebut Masih “Berutang”

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 17:47 WIB

Gus Fawait Sampaikan Nota Pengantar Perubahan APBD 2026, Fokuskan Anggaran Program Prioritas dan Pembangunan

Wednesday, 2 September 2026 - 06:28 WIB

Buku Tentang Kepemimpinan, AHY Tidak Mengetahui Proyek Penulisannya

Tuesday, 1 September 2026 - 20:28 WIB

Gus Fawait Usul Setiap Anggota DPRD Jember Punya Tenaga Ahli

Monday, 31 August 2026 - 16:59 WIB

Resmikan Kantor Baru Jember, PSI Bagikan Sembako ke 100 Ojol

Friday, 28 August 2026 - 17:55 WIB

Bupati Jember Gus Fawait Resmikan Jembatan Gantung Lembung Lanjheng di Sukowiryo-Jelbuk

TERBARU

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Tangkapan Layar YouTube @uchange).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading