Prabowo-Gibran Unggul Di Semua Quick Count, Sudahkah Penuhi Semua Syarat Untuk Satu Putaran?

Wednesday, 14 February 2024 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo-Gibran di Semua Quick Count (Sumber: Tangkapan layar medcom.co.id)

Prabowo-Gibran di Semua Quick Count (Sumber: Tangkapan layar medcom.co.id)

Frensia.id – Hasil hitung cepat atau quick dari berbagai Lembaga survei di Indonesia hingga jam 16.49 menunjukkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, memimpin perolehan suara.

Hasil dari beberapa lembaga survei menunjukkan Prabowo-Gibran memperoleh suara rata-rata diatas 55 persen.

Misalkan, hasil dari Charta Politika, dengan jumlah data masuk mencapai 71.34 persen dan dipimpin oleh Prabowo-Gibran dengan perolehan suara 57.68 persen.

Sementara Anies-Muhaimin membuntuti dengan perolehan 25.87 persen, sedangkan Ganjar-Mahfud hanya 16.43 persen.

Baca Juga :  DPRD Jember Lapor Polisi terkait Hilangnya 2 Batu Yoni Situs Pocangan Sukowono

Atau jika melihat dari Poltracking Indonesia Prabowo-Gibran unggul dengan perolehan suara 59.49 persen.

Demikian juga, dari INDIKATOR perolehan suara Prabowo-Gibran memperoleh suara 58.2 persen dengan jumlah data yang masuk 69.47 persen.

Lantas, dengan keunggulan sementara yang diperoleh oleh Prabowo-Gibran, bagaimana prediksi satu putaran akan terwujud?

Berdasarkan Pasal  Pasal 6A ayat (3) dan (4) UUD Tahun 1945, pilpres bisa berlangsung satu atau dua putaran. Bila satu putaran, terpilihnya paslon Presiden dan Wakil Presiden disyaratkan mendapatkan suara lebih dari 50 persen dengan sebaran suara sedikitnya 20 persen suara di setiap provinsi dan tersebar di lebih dari setengah jumlah provinsi di Indonesia.

Baca Juga :  Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Jika melihat dari UUD 1945 ini, maka Prabowo-Gibran kemungkinan untuk satu putaran akan terwujud, karena dari seluruh Provinsi di Indonesia paslon 2 hanya kalah di 5 Provinsi yakni Aceh, DKI Jakarta, Riau, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah
Datang ke Jember, MenPAN-RB Puji Integrasi 279 Layanan dalam Satu Atap
DPRD Jember Gelar RDP Dugaan Sengketa Tanah Warga Kemuningsari Lor Panti, PTPN Tak Hadir
PAN Banyuwangi Gelar Rakerda 1 dan Pelantikan DPC, Siap Mengusung Kader Sendiri

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Friday, 30 October 2026 - 20:15 WIB

Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa

Friday, 30 October 2026 - 18:18 WIB

Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November

Wednesday, 28 October 2026 - 18:01 WIB

Buntut Kasus Kekerasan Siswa, DPRD Jember Sidak Sekolah Rakyat hingga Minta CCTV Ditambah

TERBARU

Pelaku berinisial MFR (28), saat sedang menjalani penyidikan di Mapolres Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Criminalia

Kronologi Kasus Kekerasan Seksual Mahasiswi yang PLP di Jember

Tuesday, 3 Nov 2026 - 16:00 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading