Pria di Jember Ditemukan Hanyut di Sungai Dalam Keadaan Meninggal Dunia

Wednesday, 14 January 2026 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Frensia.Id– Seorang pria berinisial JW (53) ditemukan hanyut di sungai dalam keadaan meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi di sungai anak bedadung (aliran sungai sekitar dam torpedo) Dusun Krajan, Desa Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember.

Kanit Reskrim Polsek Wuluhan, AIPTU Sugiyanto, menyampaikan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban sendirian dari rumahnya menuju sungai untuk mencari kepiting. Saat itu cuaca sedang hujan serta jalanan juga licin di sepanjang bantaran sungai.

“Korban kami duga terpeleset kemudian terjatuh kedalam sungai sampai meninggal dunia,” katanya, Rabu (14/1/2026).

Baca Juga :  Warga Banyuwangi yang Hanyut di Sungai Garahan Ditemukan di Sungai Sumberjati Silo Jember

Selanjutnya kata dia, warga yang pertama kali menemukan korban adalah Ashari, seorang penjaga sungai dam torpedo. Saat itu dia melihat korban dalam kondisi mengapung di sungai.

“Awalnya kemarin itu, seorang penjaga sungai bernama Ashari melihat korban sudah dalam kondisi mengapung di sungai. Setelah itu dia memberitahukan ke perangkat desa lalu melapor ke Polsek Wuluhan,” ujarnya.

Sugiyanto menambahkan, saksi bersama masyarakat bersama personel Polsek Wuluhan mengevakuasi korban dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Warga mengenali wajahnya ternyata adalah warga Dusun Sumberjo, Dusun Glundengan.

Baca Juga :  Buntut 18 Siswa TK-PAUD Keracunan, Operasional SPPG Jember Dihentikan

Saat diserahkan ke keluarganya, mereka menolak untuk dilakukan autopsi. Serta bersedia membuat surat pernyataan bahwa meninggalnya korban adalah murni musibah.

“Korban segera dibawa menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi,” paparnya.

“Ditubuh korban tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan. Sehingga keluarga korban menganggap bahwa meninggalnya korban adalah murni musibah,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kakak Adik Asal Panti Jember Hilang Terseret Ombak di Pantai Sruni Payangan
Sulit Dapat Solar Subsidi, Nelayan Puger Jember Wadul ke DPRD
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Box di Pakusari Jember
3 Remaja di Jember Ditangkap Polisi Gegara Bikin Konten Pocong di TikTok Resahkan Warga
Warga Desa Ampel Wuluhan Protes soal Pemasangan Patok Tanah dari Ahli Waris Tampina
Hari H Akad, Rumah Warga Jember Alami Kebakaran
Cerita Orang Tua Saat Anaknya Keracunan Setelah Santap Menu MBG
Giliran Satgas MBG Jember Sidak SPPG Penyebab 18 Siswa TK-PAUD Keracunan

Baca Lainnya

Saturday, 30 May 2026 - 21:45 WIB

Kakak Adik Asal Panti Jember Hilang Terseret Ombak di Pantai Sruni Payangan

Saturday, 30 May 2026 - 00:25 WIB

Sulit Dapat Solar Subsidi, Nelayan Puger Jember Wadul ke DPRD

Monday, 25 May 2026 - 20:16 WIB

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Box di Pakusari Jember

Monday, 25 May 2026 - 14:53 WIB

3 Remaja di Jember Ditangkap Polisi Gegara Bikin Konten Pocong di TikTok Resahkan Warga

Friday, 22 May 2026 - 16:27 WIB

Warga Desa Ampel Wuluhan Protes soal Pemasangan Patok Tanah dari Ahli Waris Tampina

TERBARU

Camat Semboro, Kabupaten Jember, Ahmad Fauzi saat ditemui di kantor kecamatan (Foto: Sigit/Frensia).

Politia

Ini Hasil Sidak-Supervisi Satgas MBG Jember di Kecamatan Semboro

Saturday, 30 May 2026 - 00:16 WIB