Ansor dan Lesbumi Kencong Lestarikan Budaya Indonesia melalui Ngaji Mocopat dan Manuskrip Pesantren

Monday, 20 July 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Rosid atau Cak Cid, seorang Pelestari Mocopat dan Budayawan asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa Jember, saat membacakan naskah “Babad 100 tahun NU”, dalam lagu tembang dengan Laras Jember (Foto: Istimewa).

Abdul Rosid atau Cak Cid, seorang Pelestari Mocopat dan Budayawan asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa Jember, saat membacakan naskah “Babad 100 tahun NU”, dalam lagu tembang dengan Laras Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong bersama Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (Lesbumi) Kencong, menggelar acara Ngaji Mocopat dan Manuskrip Pesantren, di Gedung Nusantara Jember, pada Sabtu (18/7/2026) malam hari.

Digelarnya acara ini sebagai upaya melestarikan budaya Indonesia dengan mengkaji dan melantunkan naskah-naskah kuno.

Acara ini turut dihadiri sejumlah pegiat seni budaya serta akademisi dari FKIP UNEJ dan UIN KHAS Jember.

Adapun untuk awal acara, dimulai dengan pembacaan naskah “Babad 100 tahun NU”, yang dibacakan oleh Abdul Rosid atau Cak Cid, seorang Pelestari Mocopat dan Budayawan asal Desa Biting, Kecamatan Arjasa Jember, dalam lagu tembang dengan Laras Jember.

Baca Juga :  Upgrading Bertema Analisis Sosial, Satkoryon Banser Umbulsari menghadirkan Instruktur Wilayah PD-PKPNU

Pembacaan Mocopat ini diiringi dengan alunan siter bambu buatan tangan asli Arek Jember, Visnu Arjasa.

Dilanjutkan dialog Naskah Kuno Pesantren, dimoderatori Pengurus Ansor Kencong, Hariyono, dengan narasumber Cak Cid dan Y. Setiyo Hadi atau Mas Yopi, selaku pelopor ‘Ngaji Manuskrip Bebrayan Pugeran’.

Ketua Pelaksana, Sayid Abdulloh, mengatakan acara ngaji tersebut, merupakan penutup dari rangkaian Muharram Art Fest yang diselenggarakan mulai tanggal 13 hingga 16 Juli 2026 di Gedung Nusantara Jember.

Baca Juga :  Mobil Toyota Corolla Tertemper Kereta Wijaya Kusuma di Perlintasan Bangsalsari Jember, 1 Orang Meninggal

Sementara itu, Agus Nuryasin, Ketua PC GP Ansor Kencong, menyampaikan dengan ngaji Mocopat dan Manuskrip, menandakan bahwa tradisi pesantren sebagai basis Nahdlatul Ulama (NU) dan tulang punggung keberadaan bangsa dan negara Indonesia.

“Melalui Mocopat dan Manuskrip, mari kita lestarikan dan kembangkan warisan leluhur bangsa Indonesia, untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang luhur,” tutur Agus.***

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi
Realisasi BBM di Jember Tembus 45%, Hiswana Migas Duga Ada Penimbunan
Pertamina Distribusikan 880 Kiloliter BBM ke Jember untuk Urai Antrean SPBU
Kapolres Jember Sambangi Kantor PWI, Perkuat Sinergi dan Keterbukaan Informasi

Baca Lainnya

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

Saturday, 12 September 2026 - 17:23 WIB

Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Friday, 11 September 2026 - 10:21 WIB

Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg

Wednesday, 9 September 2026 - 17:15 WIB

Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading