Frensia.Id- Rivalitas internal Ducati kini menjadi hal menarik untuk diperbincangkan. Pasalnya terdapat Insiden senggolan Marx Marquez dengan Francesco Bagnaia ketika memperebutkan posisi kelima.
Saat balapan menyisakan tiga lap terakhir, keduanya harus tersungkur ke area gravel usai bersenggolan.
Dengan mentalitas yang dimiliki, Marquez mencoba bangkit dan melanjutkan aksinya akan tetapi dia harus puas finis di urutan ke-16.
Tak ayal, pembalap berjuluk Baby Alien itu gagal melanjutkan tren positif usai meraih podium kedua dalam sesi sprint race.
Sedangkan Bagnaia, dia tidak seberuntung Marquez yang masih bisa melanjutkan perjuangan dalam balapan tersebut.
Banyak pihak yang menilai bahwa senggolan antara keduanya memantik rivalitas di internal Ducati.
Insiden tersebut menuai banyak komentar, salah satunya dari Jorge Lorenzo.
Bagi Lorenzo MotoGP telah membuat keputusan tepat karena tidak memberikan hukuman kepada keduanya.
Dalam kesempatan yang sama, Lorenzo juga merasa Marquez memang menunjukkan performa yang agresif.
“Dia adalah pembalap yang agresif, tapi hal yang tepat adalah tidak memberi mereka hukuman,” kata Lorenzo dikutip oleh Frensia.Id dari laman Motosan.
Pembalap asal Spanyol tersebut dinilai semakin kompetitif melalui kinerja yang ditunjukkan ketika di lintasan.
Tanpa keraguan, Lorenzo juga menempatkan Bagnaia dan Marquez sebagai favorit peraih gelar juara dunia MotoGP 2024.
“Marquez tampil lebih baik, jadi Bagnaia dan dia akan menjadi salah satu favorit untuk gelar juara dunia,” kata Lorenzo.
Sebagai juara bertahan dalam dua musim terakhir, Bagnaia benar-benar tampil dengan ketenangan yang luar biasa di tengah tekanan tinggi.
Akankah salah satu dari keduanya menjadi juara dunia MotoGP 2024?