Rocky Gerung Sebut Harun Masiku Bukan Koruptor

Wednesday, 1 January 2025 - 14:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar

Gambar "Rocky Gerung Sebut Harun Masiku Bukan Koruptor" sumber tangkapan layar YouTobe iNews

Frensia.id – Pengamat politik Rocky Gerung menyebut bahwa Harun Masiku bukanlah koruptor.

Pandangan kontroversial terkait kasus Harun Masiku disampaikan Rocky Gerung dalam acara “Rakyat Bersuara” yang diselenggarakan iNews pada Desember 2024.

Rocky menegaskan bahwa Harun Masiku bukanlah seorang koruptor, mengacu pada definisi korupsi yang ia anggap lebih mendasar.

“Dalam kasus Harun Masiku saya ingin pakek cara berfikir sherlock holmes, logical reasoning, kalau anda tersesat dalam kasus, pergi pada definisi,” ucapnya.

Rocky menjelaskan bahwa undang-undang terkait korupsi di Indonesia lahir pasca-reformasi dengan tujuan memperbaiki tata kelola publik.

Ia menyinggung peran Bank Dunia dalam mendukung pembentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) demi meningkatkan transparansi demokrasi Indonesia.

“Lalu datang bank dunia, kami bantu buatkan undang-undang itu ya, bank dunia kirim uang banyak, satu untuk KPK, dua untuk KPU. Supaya pemilunya bersih, supaya pemberantasan korupsi bisa dimulai,” ucapnya.

Baca Juga :  Golkar Jember Targetkan Jatah Kursi Legislatif Naik di Pemilu 2029

Pria yang sempat menjadi dosen UI itu menjelaskan terminologi dasar korupsi yang ia kutip dari definisi universal korupsi yang dirumuskan Bank Dunia.

“Korupsi adalah penyalahgunaan kekuasaan publik untuk keuntungan pribadi,” ucap Rocky Gerung.

Dari definisi ini, Rocky menyimpulkan bahwa Harun Masiku tidak memenuhi kriteria sebagai koruptor.

Menurutnya, Harun Masiku bukan pejabat publik dan tidak memiliki kekuasaan untuk disalahgunakan demi kepentingan pribadi.

“Harun Masiku bukan pejabat publik, jadi tidak ada kekuasaan yang bisa ia salahgunakan. Ia malah mengeluarkan uang, berarti dia rugi, bukan untung. Kalau begitu, bagaimana mungkin dia disebut koruptor?” tegas Rocky.

Sebaliknya, Rocky menyoroti peran Wahyu Setiawan, mantan anggota KPU, yang menurutnya memenuhi definisi koruptor.

Baca Juga :  Atasi Kemiskinan Ekstrem, Gus Fawait Siapkan Skema Pelatihan & Akses Lahan Perhutanan Sosial

“Kalau konstuksinya begitu, maka siapa pejabat publik? Wahyu Stiawan dia menggunakan kekuasaan boleh, tapi dalam kasus ini dia menggunakan kekuasaan secara salah menurut definisi korupsi, karena dia dapat untung dari kekuasaannya.” paparnya.

Pernyataan Rocky ini memicu diskusi hangat di acara tersebut, terutama ketika ia menyimpulkan bahwa institusi seperti KPU harus bertanggung jawab atas praktik korupsi yang terjadi.

“Jadi Koruptornya adalah orang yang bernama Wahyu Stiawan, selesai, jadi begiru cara berpikirnya tuan-tuan,” tutupnya

Pernyataan Rocky Gerung ini menambah polemik di tengah pencarian Harun Masiku yang hingga kini masih buron.

Pandangan kritisnya juga mengundang beragam reaksi, mulai dari dukungan hingga kritik tajam dari berbagai pihak.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo
Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait
Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru
Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah
Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA
MBG Dikelola Ugal-Ugalan, Mahfud MD: Tak Heran Jadi Sarang Korupsi
Pemkab Jember akan Perbaiki SOP Pembelian BBM Bersubsidi untuk Petani dan Nelayan
Gus Fawait Tegaskan Program Optimalisasi Lahan di Jember Bisa Tingkatkan Hasil Panen Petani

Baca Lainnya

Tuesday, 16 June 2026 - 13:34 WIB

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Saturday, 13 June 2026 - 14:24 WIB

Ekonomi Jember Melesat 6,35%, Selaras dengan Riset Disertasi Bupati Fawait

Thursday, 11 June 2026 - 20:40 WIB

Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Thursday, 11 June 2026 - 17:31 WIB

Komisi A DPRD Jember Desak Pemkab Reformasi GTRA Pasca Maraknya Konflik Tanah

Thursday, 11 June 2026 - 17:23 WIB

Sekti Jember Usulkan Petani Masuk Bagian GTRA

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading