Sabda Rajab Nabi dan Panggilan Mengetuk Kebaikan

Thursday, 23 January 2025 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Frensia.id – Rajab bulan yang istimewa dan dimuliakan dalam Islam. Bulan ini datang dengan membawa pesan keberkahan, seolah menjadi pengingat bahwa waktu adalah milik Allah yang harus kita isi dengan kebaikan. Dalam kalender hijriah, Rajab termasuk salah satu dari empat bulan haram, bulan yang penuh kehormatan di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan, kegelisahan dihilangkan dan rintihan doa tak akan tertolak.

Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah ketika sedang berkhutbah pada bulan Rajab, seperti disadur dari NU.Online sabda Nabi saw itu tertuang dalam Mausu’atul Haditsiyah lil Hafiz Ibni Hajar al-Asqalani, Rasulullah bersabda :

“Wahai manusia! Sungguh telah menaungi kepada kalian semua, bulan yang agung, yaitu bulan Rajab yang merupakan bulan Allah, setiap kebaikan akan dilipatgandakan di dalamnya dan doa-doa akan diterima, kegelisahan akan dihilangkan, doa-doa orang beriman tidak ditolak. Siapa saja yang melakukan kebaikan di dalamnya, maka akan dilipatgandakan menjadi berlipat-ganda, dan Allah bisa melipatgandakan (pahala) bagi siapa saja yang Dia kehendaki”

Sabda ini seakan menjadi janji yang menggerakkan hati setiap mukmin untuk memperbaiki dirinya di bulan mulia ini. Sebagai pengingat, setiap amal baik akan dilipatgandakan pahalanya.

Baca Juga :  Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Namun, istimewanya bulan Rajab tidak hanya terletak pada keutamaan pahala yang berlipat. Lebih dari itu, Rajab adalah momentum kontemplasi. Dalam hiruk-pikuk dunia yang sering membuat kita lupa, Rajab datang sebagai bulan yang mengingatkan akan pentingnya niat dan kualitas ibadah. Apakah salat kita selama ini hanya sebatas rutinitas? Apakah sedekah kita sudah benar-benar tulus? Rajab adalah bulan untuk memperbarui komitmen spiritual sebelum memasuki Ramadhan. 

Rajab juga mengajarkan kita untuk menumbuhkan harapan. Rasulullah menegaskan bahwa doa-doa di bulan ini tidak ditolak. Dalam situasi di mana dunia penuh ketidakpastian, apa lagi yang lebih membahagiakan selain keyakinan bahwa doa-doa kita akan didengar? Keyakinan ini tidak hanya memberi ketenangan, tetapi juga memotivasi untuk terus memperbaiki diri dan menebarkan kebaikan. 

Baca Juga :  Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan

Namun, jangan sampai kita terjebak pada angka pahala semata. Inti dari bulan Rajab adalah niat. Sebaik apa pun amal yang dilakukan, jika tidak didasari ketulusan, maka hanya akan menjadi ritual kosong. Dalam setiap sedekah, doa, atau ibadah yang kita lakukan, tanyakan pada diri sendiri: apakah ini benar-benar untuk Allah atau hanya demi pengakuan manusia? 

Bulan Rajab adalah pintu langit yang terbuka lebar. Ia mengajak kita untuk melangkah lebih dekat kepada Allah, memperbaiki diri, dan mengisi hari-hari dengan amal yang penuh keberkahan. Seperti kata pepatah, “Jangan tunda kebaikan hingga esok.” Maka, sebelum bulan Allah ini berakhir, maksimalkan, karena barangkali, Rajab kali ini adalah yang terakhir bagi kita.*

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan
Tag :

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Air hujan yang menggenangi jalan depan Hotel Bandung Permai, Kecamatan Kaliwates, Jember, (Foto: Sigit/Frensia).

News

Hujan Deras Akibatkan Jalan di Jember Tergenang Air

Tuesday, 21 Apr 2026 - 19:03 WIB