Frensia.id- Shakira bukan hanya hebat soal olah vokal dan cipta lagu. Sebagai musisi, ia dianggap musisi latin transnasinal yang dianggap ideal.
Shakira unik, jika dibicarakan dalam kontek kebangsaannya. Isu transnasional lekat pada sosok penyanyi dan penulis lagu yang dikenal di seluruh dunia ini.
Ia merupakan sosok utama tokoh publik yang sering berada di antara identitas Amerika Latin dan Latino Amerika. Posisinya ini umum dikenal dengan latinidad.
Ia merupakan satu artis populer dan terkemuka yang meledak di pasar dengan musik Latinadnya. Karya musik dan citranya di publik, telah membentuk pandangan baik dari dalam maupun luar kelompok tentang apa artinya menjadi seorang Latina yang juga merangkap identitas colombiana.
Lebih jauh lagi, ia bahkan dianggap memiliki daerah keturunan Lebanon-Kolombia, Karibia-Kolombia, perempuan, artis populer, dan imigran baru di AS. Tentunya, identitas demikian telah membentuk pemahaman unik tentang latinidad dan colombianidad. Utamanya di internal identitas maupun di ekaternal perbatasan Amerika Serikat.
Keunikan yang menarik seorang akademisi, Maria Elena Cepeda, tertarik mengkajinya. Temuannya, telah dipublikasi dalam Latino Studies pada tahun 2003.
Baginya, sosok Shakira memiliki citra publik yang menimbulkan beberapa pertanyaan penting. Maria Elena tertarik untuk mengkaji kompleksitas identitas Latinnya.
Kajiannya mengeksplorasi Shakira yang digambarkan sebagai warga negara transnasional yang ideal. Identitas penyanyi yamg lahir di Kolombia ini, sangat beragam dalam media massa.
Penyanyi yang memiliki nama Shakira Isabel Mebarak Ripoll memiliki banyak garis nasional itas.
Tak hanya dianggap keturunan Spanyol-Katalan. Dari ayahnya adalah seorang keturunan Lebanon Katolik bernama William Mebarak Chadid. Bahkan nama Shakira, berasal dari Arab, artinya “syukur”.
Ada tambahan pada identitasnya, ia tidak hanya terlihat latin. Mungkin demikian yang dapat dilihat dari keistimewaan dari identitasnya.
Identitasnya beragam terlihat. Menurut Elena Capeda melihat Shakira sebagai Kolombia, dan lebih luas lagi, identitas Latin.
Dengan demikian, esainya akan mengungkapkan citra Shakira membantu memahami konsep-konsep latinidad dan colombianidad. Identitas latin ternyata secara ideal dapat melahirkan persepsi plural atau transnasional.