Tanggapan Pengamat Bisnis dan UMKM Soal Rencana Street Food Pemkab Jember

Saturday, 24 May 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamat Bisnis dan UMKM saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Pengamat Bisnis dan UMKM saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berencana melakukan street food alias merelokasi PKL yang berada di sekitar Alun-Alun Jember. Penerapannya nanti diperkirakan pada akhir tahun 2025.

“Kami ingin membentuk jalan seperti miniatur Malioboro, atau Malang ada Kayu Tangan, di Surabaya ada Jalan Pahlawan dan lain sebagainya,” kata Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Menanggapi hal tersebut, Pengamat Bisnis dan UMKM, Alifian Rizzalul Ahmad menyampaikan bahwa ia mengapresiasi rencana Bupati Jember untuk membangun kawasan street food.

“Saya mengapresiasi rencana food street dari Pemkab yang akan mengakomodasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pelaku UMKM yang telah terdaftar,” kata Alifian, Jum’at (23/05/2025).

Kendati demikian, Dosen Administrasi Bisnis STIA Pembangunan Jember itu menyarankan agar keberadaan kawasan tersebut juga dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme retribusi.

Selanjutnya kata Alifian, langkag yang diambil Bupati yang akrab Gus Fawait sudah sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2012 tentang Koordinasi Penataan dan Pemberdayaan PKL. Dalam aturan tersebut, pemerintah daerah didorong untuk menata dan menyediakan lokasi khusus bagi para pedagang.

“Secara aplikatif, konsep seperti ini sudah diterapkan di sejumlah daerah. Pemkab Jember dapat melakukan studi banding untuk merealisasikan rencana tersebut secara optimal,” ujarnya.

Kata Fian, melalui mekanisme retribusi yang tertata, para pedagang bisa memperoleh fasilitas dan jaminan yang memungkinkan PKL dan UMKM berjualan dengan tenang dan lebih nyaman. Menurut Fian, kawasan street food juga bisa menjadi sumber pendapatan daerah melalui retribusi yang dikelola dengan baik.

“Saran saya, street food juga busa menjadi sumber pendapatan daerah melalui retribusi yang dikelola dengan baik,” paparnya.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Bupati Jember Muhammad Fawait mengumumkan rencana pembangunan kawasan food street di sepanjang Jalan RA Kartini, Jember yang berdekatan dengan Alun-Alun Jember.

Baca Juga :  Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember Ajak Anggota Dewan Kembalikan Citra Legislatif di Hari Parlemen Nasional
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat
Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput
Konvoi Suporter Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi Telan Korban, Satu Tewas
Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk
Diterjang Angin Kencang, Atap Gedung KDKMP Sukomaju Banyuwangi Rusak
Komisi D DPRD Jember Soroti Kasus Kekerasan Seksual, Kampus Diminta Evaluasi Pengawasan Mahasiswa
Datang ke Jember, Menteri KP Minta Proyek KNMP Tuntas Akhir November
Mahasiswa FTIK UIN KHAS Demo Tuntut Perlindungan Mahasiswa PLP

Baca Lainnya

Sunday, 1 November 2026 - 22:37 WIB

Kemen PPPA Tegaskan Terus Lakukan Advokasi: Perempuan Tetap Menstruasi Meski dalam Kondisi Darurat

Sunday, 1 November 2026 - 16:14 WIB

Guncang Banyuwangi, Slank dan HS Buktikan Musik Mampu Jadi Motor Gerak Ekonomi Akar Rumput

Sunday, 1 November 2026 - 16:07 WIB

Konvoi Suporter Turnamen Futsal Wabup Cup Banyuwangi Telan Korban, Satu Tewas

Saturday, 31 October 2026 - 22:47 WIB

Gus Fawait Sosialisasikan Program Pemkab Jember melalui Bunga Desaku di Kecamatan Jelbuk

Saturday, 31 October 2026 - 01:09 WIB

Diterjang Angin Kencang, Atap Gedung KDKMP Sukomaju Banyuwangi Rusak

TERBARU

Konser Hey Slank di Banyuwangi Bawakan Lagu Tentang Pengrusakan Hutan (Sumber: Istimewa)

Entertainment

Konser Hey Slank di Banyuwangi Bawakan Lagu Tentang Pengrusakan Hutan

Sunday, 1 Nov 2026 - 22:25 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading