Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C

Saturday, 20 June 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penampakan makam yang terkena alat berat galian C (Foto: Istimewa).

Penampakan makam yang terkena alat berat galian C (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Aktivitas tambang galian C di Lingkungan Sumberwringin, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari, Jember, viral di media sosial. Pasalnya, proyek pengerukan tanah tersebut dilaporkan meluas hingga merusak dan menggusur area pemakaman umum warga setempat.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Wingit Nusantara selaku pendamping keluarga terdampak, Ahmad Fu’adi, menyayangkan aksi penggusuran tersebut. Dia menilai pihak pengelola proyek sama sekali tidak memikirkan aspek kemanusiaan.

“Kalau kita punya hati nurani Mas, kalau memang itu untuk galian, ya seharusnya enggak harus melebar ke makam lah. Kita harus melihat dari segi nurani kita, itu orang sudah mati, kenapa harus dipindah-pindah?,” Kata Fu’adi saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026).

Fu’adi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi dari warga sekitar, lahan tersebut memang sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat untuk memakamkan keluarga yang meninggal dunia. Akibat adanya proyek galian ini, sejumlah jenazah terpaksa harus diangkat dan dipindahkan oleh pihak keluarga.

Baca Juga :  Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh

“Ya akibatnya, jenazah terpaksa harus diangkat dan dipindah oleh pihak keluarga,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai ada atau tidaknya uang kompensasi atau bantuan biaya pemindahan makam dari pihak perusahaan (PT) terkait. Fu’adi mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Kalau kompensasi itu kami kurang paham Mas,” paparnya.

Lebih mengejutkan lagi, Fu’adi menjelaskan bahwa peristiwa penggusuran makam di lokasi tersebut bukan pertama kalinya terjadi. Proyek galian C ini tercatat sudah dua kali mengusik ketenangan area kuburan warga.

“Ternyata itu sudah kejadian dua kali, Mas. Sebelumnya itu juga ada makam yang sudah digusur,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

Dia menambahkan, andai sejak awal ada sosialisasi atau pemberitahuan yang jelas mengenai batas lahan proyek. Warga tentu tidak akan memakamkan keluarganya di area yang masuk dalam zona pengerukan.

“Harapan kami, kalaupun ada proyek seperti itu ya tolonglah diperhatikan. Walaupun di situ sudah berizin atau ngantongi izin atau gimana, ya harus dilihat lah lokasinya. Jangan sampai melebar ke mana-mana, apalagi itu makam umum kuburan,” ungkapnya.

“Harapan keluarga terdampak, ya kalau memang (lahan) sebelahnya yang kosong itu mau dikeruk silakan, monggo. Tapi kalau untuk makam, janganlah. Biarkan yang jadi makam tetap jadi makam. Biar enggak nambah lagi (korbannya), batasnya mana yang sudah jadi makam ya jangan sampai ada penggusuran seperti itu,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah
Kereta Api Ijen Express Tabrak Mobil Fortuner hingga Terseret 750 Meter, 1 Orang Meninggal
GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026

Baca Lainnya

Friday, 18 September 2026 - 20:13 WIB

PMII dan Warga Silo Jember Gelar Aksi Tolak Pembangunan Batalyon TP Usai TNI Pasang Patok Tanah

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Tuesday, 15 September 2026 - 20:30 WIB

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Tuesday, 15 September 2026 - 15:44 WIB

LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achamd Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Foto Pribadi).

Educatia

Ketua IKA UIN KHAS Jember Resmi Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Friday, 18 Sep 2026 - 14:35 WIB

Ilustrasi Nietzsche dan pernikahan (Sumber: AI)

Kolomiah

Pandangan Nietzsche Agar Pernikahan Tidak Berujung Cerai

Friday, 18 Sep 2026 - 13:28 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading