Frensia.id- Kritik terhadap Presiden Jokowi Minggu terakhir ini semakin ramai dilakukan oleh beberapa kampus. Dimulai dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dilanjutkan Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Indonesia (UI), terakhir Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Universitas Andalas. Dan kabarnya masih banyak kampus yang akan melakukan hal serupa.
Sebagaimana dilansir dalam laman BBC, Guru Besar Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto. Ia menuturkan bahwa perilaku presiden tak bisa ditolerir lagi. Diantaranya “menggunakan” Mahkamah Konstitusi (MK) untuk meloloskan putranya yang melaju dalam kontestasi politik. Bukan hanya itu, beberapa kampus lain, juga mengkritik serupa.
Melihat fenomena demikian, Cawapres pasangan 01, Abdul Muhaimin Iskandar alis Cak Iman, dalam kunjungannya ke Jember (03/02/2024) mengatakan bahwa semua itu akibat Kualat. Ia kemudian menghubungkannya dengan pelanggaran pemberian Bansos akhir-akhir ini.
Ia memandang pemerintah harus bijak dalam melaksanakan kebijakannya. Salah satunya, misal kebijakan tentang pelaksanaan bantuan sosial. Bantuan sosial mesti dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Pemberian Bansos itu baik, namun, menurutnya perlu dilakukan dengan baik dan seadil-adilnya. Itu uang rakyat. Kalau tidak adil dan semena-mena, bisa kualat. Sebagai Presiden, ia mengaku takut melakukan hal tersebut.
“Saya takut, itu uang rakyat, dan haknya rakyat”, ucapnya dalam acara Slepet Imin yang dilaksanakan di Kota Cinema Mall Jember, (03/02/2024).