Paslon 01, Hendy-Firjoun Sebut Ibu-Ibu Tak Hanya Butuh Daster

Saturday, 23 November 2024 - 22:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Paslon 01, Hendy-Firjoun Sebut Ibu-Ibu Tak Hanya Butuh Daster (Sumber: KPU Jember)

Gambar Paslon 01, Hendy-Firjoun Sebut Ibu-Ibu Tak Hanya Butuh Daster (Sumber: KPU Jember)

Frensia.id – Debat ketiga Pilkada Jember berlangsung sengit pada 23 November 2024. Para pasangan calon (paslon) berlomba-lomba memaparkan visi dan misi mereka dengan penuh semangat.

Salah satu momen menarik datang dari Paslon 01, Hendy Siswanto-Firjoun, yang dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan perempuan yang lebih substantif daripada sekadar pemberian daster gratis.

Hendy Siswanto membuka pemaparannya dengan menekankan pentingnya kekuatan budaya dan ketahanan sosial di Kabupaten Jember. Ia menguraikan bagaimana Jember, sebagai tempat pertemuan kultur Jawa dan Madura, memiliki kekayaan kearifan lokal yang unik dan beragam.

“Pertemuan kultur ini menghasilkan kekayaan kearifan lokal yang luar biasa,” ujar Hendy.

Ia juga menyebutkan kesenian Jember yang telah diakui sebagai warisan budaya nasional dan sektor pertanian yang berhasil membawa nama besar Jember di kancah nasional.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Program MBG Kembali Menyeret Tersangka Baru

Dalam visi gender equality, Hendy menekankan bahwa Kabupaten Jember telah memfasilitasi kesetaraan peluang bagi lelaki dan perempuan, termasuk di birokrasi.

“Sebanyak 54% ASN di Jember adalah kaum hawa, dan kami terus mendorong pelaku UMKM perempuan untuk berkembang melalui pelatihan,” tegasnya.

Tak hanya itu, Hendy juga memaparkan keberhasilan pemerintahannya dalam menurunkan angka pernikahan anak dan menjadikan Jember sebagai kabupaten ramah anak.

“Kami konsisten mengadvokasi perempuan dan anak korban kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya.

Ia juga menyebut program kesehatan gratis yang melindungi keluarga miskin dari beban biaya berobat sebagai salah satu kebijakan yang berdampak besar.

“Emak-emak tidak hanya butuh daster gratis, tetapi juga kebijakan yang melindungi keluarga mereka,” ucap Hendy, yang disambut tepuk tangan meriah.

Baca Juga :  Ditertibkan Satpol PP! Reklame Insidentil Tanpa Izin di Genteng-Banyuwangi

Tak ketinggalan, Hendy-Firjoun memaparkan upaya pembangunan infrastruktur, seperti Bandarit, yang diharapkan dapat mendongkrak ekonomi warga setempat dan memperluas akses informasi.

Ia juga menyoroti ruang kreatif bagi generasi muda di Alun-Alun J-Club dan RTH, serta penguatan perlindungan bagi pekerja migran asal Jember melalui kerja sama dengan Pemprov dan Kementan.

Debat ini menegaskan komitmen Paslon 01 untuk memperjuangkan Jember yang lebih inklusif, inovatif, dan ramah bagi semua golongan, terutama perempuan dan anak.

Sebagai penutup, mereka menegaskan bahwa pembangunan yang mereka rancang bertujuan untuk menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos
Ponpes Al-Mashduqiah Probolinggo Wisuda Angkatan XXIII, Lulusannya Tembus Al-Azhar Kairo
Rekam Jejak Ferdi Setiawan: Dari Praktisi TV hingga Akademisi, Siap Menuju Kursi Komisioner KPI
Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial
Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli
Sukses! Gagalkan Modus Lempar dari Luar Tembok, Lapas Banyuwangi Sita Lebih dari 20 Paket Diduga Narkoba
Lansia Pikun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal, Tengkurap di Sungai Belakang Rumah
Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

Baca Lainnya

Saturday, 11 July 2026 - 14:50 WIB

Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos

Saturday, 11 July 2026 - 14:44 WIB

Ponpes Al-Mashduqiah Probolinggo Wisuda Angkatan XXIII, Lulusannya Tembus Al-Azhar Kairo

Friday, 10 July 2026 - 11:12 WIB

Rekam Jejak Ferdi Setiawan: Dari Praktisi TV hingga Akademisi, Siap Menuju Kursi Komisioner KPI

Thursday, 9 July 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial

Thursday, 9 July 2026 - 21:05 WIB

Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading