Jember Alami Kelangkaan BBM, Begini Tanggapan Akademisi UIN KHAS

Wednesday, 30 July 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akademisi UIN KHAS Jember, Ahmad Winarno saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Akademisi UIN KHAS Jember, Ahmad Winarno saat dikonfirmasi (Sumber foto: Sigit)

Frensia.Id- Kabupaten Jember beberapa hari terakhir dilanda kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Kelangkaan itu ditunjukkan dengan banyaknya antrean kendaraan yang mengular di seluruh SPBU Jember.

Menanggapi hal tersebut, akademisi Universitas Islam Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Ahmad Winarno menyampaikan, bahwa didalam kondisi seperti ini, jangan sampai ada yang memanfaatkan situasi untuk memperoleh kepentingan pribadi. Seperti menimbun BBM, lalu dijual dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga biasanya.

“Saya berharap, tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi ini untuk kepentingan pribadi,” katanya, Rabu (30/07/2025).

Selanjutnya kata dia, pemerintah telah melakukan banyak upaya untuk mengatasi masalah kelangkaan BBM ini. Salah satunya dengan meminta tambahan kuota BBM kepada Pertamina.

“Sudah ada 86 mobil tangki bantuan yang dikirimkan ke Jember oleh pihak Pertamina. Ini merupakan langkah cepat dari pemerintah untuk mengatasi masalah krisis BBM,” ujarnya.

Winarno menambahkan, sebenarnya yang perlu diatasi adalah panic buying yang dialami oleh masyarakat. Maka dari itu, kata dia, itu merupakan tugas dari semua pihak agar masyarakat tetap tenang.

“Sebenarnya kan stok BBM ini aman, cuma terkendala masalah distribusi akibat ditutupnya jalur Gumitir. Nah, yang harus diatasi adalah mengedukasi masyarakat agar tidak panic buying,” paparnya.

Winarno juga mengapresiasi langkah cepat Bupati Jember, Muhammad Fawait yang menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) bagi ASN. Dan juga pembelajaran secara daring bagi siswa sekolah.

“Itu merupakan bukti, kalau pemerintah kita serius untuk menyelesaikan masalah ini,” tambahnya.

Kata Winarno, Pemkab Jember dan beberapa daerah tetangga juga sudah melakukan koordinasi dengan Pertamina untuk meningkatkan kuota pasokan BBM. Hari ini, sudah mulai terbukti hasilnya, antrean di SPBU sudah tidak terlalu panjang alias mengular.

“Alhamdulillah, sepertinya hari ini , berdasarkan data-data di lapangan, antrean sudah tidak sepanjang kemarin-kemarin. Saya berharap, krisis BBM ini segera bisa teratasi,” tandasnya.

Baca Juga :  UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH
Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

3 Peserta Difabel Dapat Layanan Khusus saat Ikut UTBK 2026 di UNEJ
UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH
UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember
Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah
Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit
UIN KHAS Jember Terima 2.131 Calon Mahasiswa Baru Jalur SPAN-PTKIN 2026
LP2M UIN KHAS Jember Siapkan Akreditasi Ulang Jurnal di Tahun 2026
12 Jurnal UIN KHAS Jember Terakreditasi Sinta, Ketua LP2M: Tahun 2026 Target Terindeks Scopus

Baca Lainnya

Tuesday, 21 April 2026 - 18:57 WIB

3 Peserta Difabel Dapat Layanan Khusus saat Ikut UTBK 2026 di UNEJ

Wednesday, 15 April 2026 - 19:00 WIB

UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

Wednesday, 15 April 2026 - 18:37 WIB

UIN KHAS Raih Penghargaan Pengelolaan Keuangan Terbaik dari KPPN Jember

Tuesday, 14 April 2026 - 18:33 WIB

Jembatan Jubung Jember Masih Putus, Wali Murid Rakit Perahu Demi Anak Sekolah

Tuesday, 14 April 2026 - 12:32 WIB

Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit

TERBARU

Pihak kepolisian saat mengecek lokasi kejadian (Foto: Istimewa).

Criminalia

Aksi Brutal Diduga Gangster Rusak Kios Warga Tisnogambar Jember

Friday, 24 Apr 2026 - 18:50 WIB

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat acara Pro Gus 'e di RSD dr Soabandi (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Bupati Jember Bebaskan Tanggungan Denda Pajak Daerah

Friday, 24 Apr 2026 - 14:44 WIB