Frensia.Id– Nasib nahas menimpa warga Lumajang yang sedang berlibur ke Gunung Gambir Jember. Mobil jenis wulling dengan nopol B-2313-PFP, yang ditumpangi mereka menabrak pohon asam di Jalan Umum Kencong-Tanggul.
Menurut Kasat Lantas Polres Jember, AKP Bernadus Bagas Simamarta, mobil tersebut berasal dari arah utara menuju ke selatan.
Saat sampai di Jalan Kencong-Tanggul, tepatnya di Dusun Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Jember ada sepeda motor yang mendahului.
“Saat itu juga, mobil yang dikemudikan oleh Jodis (22) asal Desa Jatisari, Kecamatan Tempeh, Lumajang, langsung mengambil haluan kiri dikarenakan terkejut,” katanya, Kamis (1/1/2026).
Selanjutnya kata dia, saat pengemudi melakukan pengereman, rem mobil tidak berfungsi. Sehingga mobil hendak dihindarkan ke kanan (untuk kembali ke jalan), namun menabrak pohon asam yang berada di pinggir jalan.
“Rem nya tidak berfungsi, sehingga menabrak pohon asam yang ada di pinggir jalan,” ujarnya.
Bagas menjelaskan, bahwa laka itu adalah laka tunggal. Berdasarkan penyelidikan saat olah TKP, faktor yang mempengaruhi laka adalah kurang hati-hati nya pengendara.
“Selain kurang hati-hati, rem nya juga tidak berfungsi,” paparnya.
Berdasarkan data hasil olah TKP, penumpang yang berada di mobil itu sebanyak 8 orang. Semuanya berasal dari Lumajang.
“Mereka adalah Jodis (22), Rosi (22), Dike (27), Nanang (24), Dea Abuya (18), Wulan (32), Fania (5), Julaiha (40), Nelisa (7) dan Bila (3,5),” tambahnya.
“Wulan (32) dan Fania (5) meninggal dunia di TKP. Sementara Nanang mengalami luka berat dan harus dirujuk ke RS Hartoyo Lumajang,” tandasnya.







