Frensia.Id– Seorang pelaku pencurian sepeda motor berhasil ditangkap oleh warga di Dusun Sumberejo Barat, Curah Kenceng, Dusun Glundengan, Kecamatan Wuluhan, Jember pada Sabtu (17/1).
Peristiwa itu mengakibatkan pelaku babak belur diamuk oleh massa.
Kapolsek Wuluhan, IPTU Handoko Dardhak Saputro menjelaskan, pelaku adalah Ponari bin Saeri (43), warga Desa Nogosari, Kecamatan Rambipuji, Jember. Dia datang ke Dusun Tanjungsari, Desa Glundengan untuk mencuri motor, jenis Honda Kharisma X125 dengan nopol DK-2192-FV, warna hitam biru tahun 2004.
“Motor itu adalah milik Muhammad Sulaiman (34), warga Dusun Tanjungsari, Desa Glundengan, yang bekerja sebagai seorang wiraswasta,” katanya, Sabtu (17/1/2026).
Selanjutnya kata dia, awalnya, motor korban diletakkan di pinggir jalan area persawahan di Dusun Tanjungsari, Desa Glundengan. Saat itu, pelaku mondar-mandir di sekitar sepeda motor milik korban.
“Pada waktu itu, ada saksi bernama M. Lukman yang berada di rumahnya berjarak 50 meter dari lokasi motor korban. Sehingga dia mengawasi gerak gerik pelaku,” ujarnya.
Handoko menambahkan, saat berada di dekat motor milik korban. Pelaku mengambil alat dari saku celana depan, lalu berusaha menghidupkan kontak sepeda motor.
“Kontak hidup, namun saat distarter motor tidak menyala. Lalu saksi berteriak maling,” paparnya.
Mendengar teriakan tersebut, pelaku lari ke arah utara melewati sawah. Sementara korban juga berlari menuju sepeda motor miliknya.
“Korban segera menuju ke warung Pak Wulan yang saat itu banyak orang untuk memberi tahu bahwa ada maling. Semua orang yang ada di warung itu, mengajak warga lainnya untuk menyebar mencari dan mengejar pelaku,” tambahnya.
Kata Handoko, pelaku kemudian tertangkap di Dusun Sumberjo Barat, Curah Kenceng, Desa Glundengan. Dia diamuk massa, lalu diikat agar tidak bisa kabur.
“Selanjutnya pelapor melapor ke Polsek Wuluhan. Kami langsung membawa pelaku ke RSUD Balung untuk dilakukan perawatan terlebih dahulu, dan kami mengamankan barang bukti,” tandasnya.







