Peziarah Terhambat Ziarah ke Wali Lima Gegara Bus Masuk Sawah di Mayang Jember

Friday, 23 January 2026 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa.

Foto: Istimewa.

Frensia.Id– Mobil Bus DAE nopol M-7622-UA yang membawa 63 peziarah menuju Wali Lima perjalanannya terhambat gegara masuk sawah.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Krajan, Desa Suberkejayan, Kecamatan Mayang, Jember.

Menurut warga setempat, Hafit, 63 penumpang itu adalah rombongan dari Bali. Sementara isi penumpangnya berasal dari banyak kota lainnya.

“Itu rombongan Bali, tapi isi penumpangnya ada dari NTB, NTT dan lainnya,” katanya, Jum’at (23/1/2026).

Selanjutnya kata dia, saat bus tersebut tidak bisa melanjutkan perjalanan. Penumpang dikeluarkan, lalu menggunakan bus lainnya untuk melanjutkan perjalanan.

Baca Juga :  Anak Kambing Bermata Satu di Jember Mati Setelah 12 Jam Lahir

“Karena tidak ada korban jiwa, mereka tetap melanjutkan perjalanan menggunakan bus lainnya. Sementara bus yang masuk ke sawah itu, menuju petang kemarin masih di evakuasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Mayang, Iptu Dian Eko Trimuriyono menyampaikan, bahwa awalnya, Bus yang dikemudikan oleh Hari Mulyono asal Lumajang, melintas dari Banyuwangi menuju Jember. Dia melaju dengan kecepatan tinggi.

“Pengemudi itu melaju dengan kecepatan tinggi,” paparnya.

Saat sampai di Tempat Kejadian Perkara (TKP), ada mobil APV warna hitam dengan nopol P-1488-WD berhenti mendadak. Sehingga kendaraan bus banting setir ke arah kiri yang mengakibatkan bus tersebut masuk ke persawahan milik Nsiyah warga setempat.

Baca Juga :  Geger Kambing Bermata Satu Lahir di Ambulu Jember

“Penyebabnya karena ada mobil lain yang berhenti mendadak. Sehingga bus banting setir dan masuk ke persawahan,” tambahnya.

Dian menambahkan, bus saat ini sudah selesai dievakuasi. Tidak ada korban jiwa dan semuanya sudah melanjutkan perjalanan.

“Rombongan sudah kembali melanjutkan perjalanan,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja
Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI
Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib
Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal
Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir
Idealisme Nabi Muhammad SAW Ketika DiLobi oleh Orang Terdekat
Awal Ramadan, Jumlah Penumpang KA di Jember Alami Penurunan
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Kamis, Serukan Persatuan di Tengah Perbedaan

Baca Lainnya

Saturday, 18 April 2026 - 22:00 WIB

Kepala KUA Tanggul Jember Sampaikan Fokus Transformasi Pelayanan di 100 Hari Kerja

Saturday, 4 April 2026 - 15:05 WIB

Rektor UIN KHAS Jember Sampaikan Peran MUI di Pembukaan Musda ke-XI

Saturday, 21 March 2026 - 14:54 WIB

Perempuan Cantik Tidak Disunnahkan Mengikuti Sholat Idul Fitri, Begini Penjelasan dalam Kitab Fathul Qorib

Thursday, 19 March 2026 - 07:58 WIB

Warga Desa Suger Kidul Jember Rayakan Lebaran Lebih Awal

Sunday, 8 March 2026 - 14:28 WIB

Berkah Tidak Mesti Identik dengan Kekayaan, Begini Penjelasan Dr. Haidar Baqir

TERBARU

Kondisi korban yang tertabrak di RSD dr. Soebandi, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Criminalia

Pria di Jember Tewas Jadi Korban Tabrak Lari Saat Atur Lalu Lintas

Tuesday, 28 Apr 2026 - 18:37 WIB