Bupati Jember Gus Fawait Tinjau Perumahan di Bantaran Sungai Jember

Saturday, 7 February 2026 - 13:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau Perumahan di Bantaran Sungai. (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat meninjau Perumahan di Bantaran Sungai. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Bupati Jember, Muhammad Fawait, melakukan peninjauan langsung ke bantaran sungai di kawasan Perumahan Bernady Land dan Perumahan Bumi Este Muktisari.

Peninjauan ini dilakukan setelah Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, menemukan adanya bangunan permanen yang berdiri tepat di atas bantaran sungai dan memicu banjir tahunan.

Bupati Fawait mengungkapkan bahwa berdasarkan aturan, bantaran sungai seharusnya steril dari bangunan minimal sejauh sembilan meter.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan pemukiman tersebut justru melanggar batas hingga memicu penyempitan aliran air.

“Setelah kita menerima hasil kinerja selama satu minggu ini dari Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang, saya diajak turun ke lapangan. Kita melihat dua perumahan yang sebelumnya saya tidak tahu, dan kita temukan bersama bahwa bangunan-bangunan ini berada di bantaran sungai,” katanya, Sabtu (7/2/2026).

Baca Juga :  Tanggapan Ketua DPRD Jember Terkait Legislator Viral Main Game dan Merokok Saat RDP

Selanjutnya, dia menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut keselamatan masyarakat Jember.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya hadir memberikan bantuan jangka pendek saat bencana terjadi, melainkan harus memberikan perlindungan nyata secara jangka panjang.

“Kita tidak mau warga kita tiap tahun, tiap musim hujan, menjadi korban banjir. Bantuan boleh diberikan, tapi itu hanya jangka pendek. Jangka panjangnya, mereka harus kita bela dan kita backup supaya mereka bisa hidup dengan tenang, anak-anaknya juga tenang,” ujarnya.

Lebih lanjut, pria yang karib disapa Gus Fawait itu menyebut, banjir yang terjadi bukan semata-mata fenomena alam. Melainkan akibat kelalaian dalam menjaga tata ruang.

Baca Juga :  DPMD Jember Siapkan Antisipasi Konflik Jelang Pilkades 2027

“Ini kelalaian kita semua dalam menjaga tata ruang,” paparnya.

Gus Fawait berkomitmen menyelesaikan masalah ini melalui musyawarah dengan pihak pengembang dan warga. Termasuk menyiapkan opsi relokasi jika diperlukan.

“Ini bukan salahnya air. Ini salah kita semua, kenapa bantaran sungai dipakai untuk perumahan,” tandasnya.

Sebagai informasi, sejauh ini, Satgas telah mendata sekitar 13 hingga 17 titik perumahan lain di Jember yang diduga melakukan pelanggaran serupa.

Gus Fawait memastikan akan menindaklanjuti temuan tersebut secara persuasif, namun tetap tegas jika mediasi tidak menemukan titik temu demi keamanan warga.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar
Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal
Dispenduk Jember Dekatkan Layanan melalui Aktivasi IKD Keliling
Gus Fawait: Penetapan LP2B Kini Tak Harus Menunggu Perda RTRW Disahkan
Gus Fawait Optimalkan Pendapatan Daerah di Jember melalui Raperda Baru
Gus Fawait Beri Bocoran Strategi Performa Ekonomi Jember Terbaik di Sekarkijang
Pemkab Jember Sebut Kehadiran KA Pandalungan 2 Bakal Dongkrak Ekonomi-Pariwisata Daerah
Wakil Ketua DPRD Jember Widarto Soroti Alokasi Anggaran MBG dan KDMP saat Temui Massa Demo

Baca Lainnya

Friday, 26 June 2026 - 15:16 WIB

ASN Ancam Rekan di Pasar Tanjung Jember, Fraksi PDIP Soroti Kebocoran Retribusi Pasar

Thursday, 25 June 2026 - 18:47 WIB

Datang ke Kemensos, Bupati Fawait Paparkan Temuan 14 Ribu Penerima Bansos Sudah Meninggal

Wednesday, 24 June 2026 - 21:40 WIB

Dispenduk Jember Dekatkan Layanan melalui Aktivasi IKD Keliling

Tuesday, 23 June 2026 - 14:07 WIB

Gus Fawait: Penetapan LP2B Kini Tak Harus Menunggu Perda RTRW Disahkan

Monday, 22 June 2026 - 19:23 WIB

Gus Fawait Optimalkan Pendapatan Daerah di Jember melalui Raperda Baru

TERBARU

Opinia

Filsafat Ilmu Ushul Fiqh : Membaca Kembali Gagasan Dr. Ishaq

Saturday, 27 Jun 2026 - 17:55 WIB

Regionalia

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Friday, 26 Jun 2026 - 13:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading