Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung

Tuesday, 10 February 2026 - 23:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat penyerahan cinderamata kepada Kepala Bulog (Kabulog) Jember, Muhammad Ade Saputra. (Foto: Istimewa).

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat penyerahan cinderamata kepada Kepala Bulog (Kabulog) Jember, Muhammad Ade Saputra. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id– Pemerintah Kabupaten Jember menyatakan komitmen penuh untuk mendukung Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Jember dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026. Hal ini ditegaskan dalam audiensi yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jember bersama jajaran OPD terkait (Dinas Pertanian, DKP, Dinsos, TP3D, dan akademisi) membahas evaluasi penyerapan gabah/beras tahun 2025 serta strategi pencapaian target tahun 2026.

Kepala Bulog (Kabulog) Jember, Muhammad Ade Saputra, memaparkan bahwa sesuai instruksi Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas. Bulog ditargetkan menyerap 4 juta ton beras dan 1 juta ton jagung secara nasional pada tahun 2026.

“Bulog ini ditargetkan menyerap 4 juta ton beras dan 1 juta ton jagung secara nasional pada tahun 2026 ini,” katanya, Selasa (10/2/2026).

Ade berharap, dalam mengejar capaian target tahun 2026 ini agar bisa terwujud dan segala sesuatu untuk mendukung program swasembada pangan ini tidak terlepas dari dukungan.

Baca Juga :  Pemkab Jember Selidiki Dugaan Keracunan Makanan Bergizi Gratis di Bangsalsari

Kolaborasi dan sinergi dari semua pihak dibutuhkan, baik Pemkab, TNI/POLRI, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), serta stake holder lainnya yang memiliki peran serta visi maupun misi yang sama.

“Harapan kami, capaian target 2026 dapat terwujud melalui sinergi kuat antara Pemkab, TNI/Polri, PPL, dan seluruh stakeholder. Swasembada pangan adalah kerja besar yang butuh kolaborasi semua pihak,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, berencana segera menerbitkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh mitra penggilingan swasta dan Komunitas Desa Mandiri Pangan (KDMP).

“Kami akan mendorong kolaborasi dalam penyediaan fasilitas dryer (pengering) untuk membantu petani, terutama saat memasuki musim panen raya agar kualitas hasil panen tetap terjaga,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Fawait juga memberikan apresiasi tinggi atas prestasi Bulog Kancab Jember yang berhasil menjadi Kantor Cabang Terbaik 1 di Provinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Gus Fawait: Penetapan LP2B Kini Tak Harus Menunggu Perda RTRW Disahkan

“Kami bangga Bulog Jember yang berhasil menjadi Kantor Cabang Terbaik 1 di Provinsi Jawa Timur. Langkah strategis Bulog yang mengedepankan kepentingan petani lokal, ini kami nilai sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah,” tandasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan evaluasi tahun 2025, Bulog Jember menetapkan sejumlah poin krusial untuk perbaikan penyerapan gabah di tingkat petani tahun ini:

  1. Kematangan Optimal: Padi harus dipanen pada usia yang tepat untuk menjaga rendemen beras.
  2. Akurasi Timbangan: Gapoktan/Poktan wajib menggunakan timbangan terkalibrasi.
  3. Harga Kesepakatan: Harga pembelian gabah disepakati sebesar Rp6.500/kg.
  4. Waktu Panen: Petani diimbau memanen di atas pukul 09.00 WIB guna meminimalisir kadar air akibat embun/kondensasi.

Sementara untuk komoditas jagung pipilan kering, Bulog menetapkan standar harga sebagai berikut:

  • Rp5.500/kg: Di tingkat petani (Kadar Air 18-20%, Alfatoxin maks 50 ppb).
  • Rp6.400/kg: Sampai di gudang Bulog (Kadar Air 14%, Alfatoxin maks 50 ppb).

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan
Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember
Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027
Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim
ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember
Datang ke Jember, Dirjen Kemen PKP Sebut Bakal Bedah 1.355 Rumah Tak Layak Huni
Ngantor di Desa Lagi, Bupati Fawait Turun Langsung Tinjau Pelaksanaan Layanan Homecare
Anggota DPR RI Muhammad Khozin Berharap Layanan Peta Cinta Pemkab Jember Bisa Lebih Ditingkatkan

Baca Lainnya

Tuesday, 11 August 2026 - 20:22 WIB

Dukung Pinjaman Rp786 Miliar Pemkab Jember, Gus Dofir: Asal Dasar Hukumnya Kuat dan Transparan

Tuesday, 11 August 2026 - 19:36 WIB

Fraksi PDIP Tegaskan Tak akan Geser Sikap soal Penolakan Rencana Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember

Tuesday, 11 August 2026 - 19:26 WIB

Widarto Luruskan soal Persetujuan Pinjaman Rp786 M Pemkab Jember dalam Rapat KUA-PPAS APBD 2027

Monday, 10 August 2026 - 21:00 WIB

Pemkab Jember Tanggung Biaya Keberangkatan Kontingen Jamnas XII ke Cibubur Jaktim

Monday, 10 August 2026 - 16:30 WIB

ADD Dipangkas, Kades di Jember Keluhkan Pembangunan Desa Lumpuh ke DPRD Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading