Respon Mitigasi Bencana, Gus Rivqy Dorong Pertamina Reaktivasi Depo BBM di Jember

Thursday, 12 February 2026 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim (Foto: fraksipkb.com).

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim (Foto: fraksipkb.com).

JAKARTA, Frensia.id – Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Rivqy Abdul Halim, mendorong PT Pertamina (Persero) untuk segera menyiapkan langkah mitigasi preventif, yang lebih matang dalam menghadapi cuaca ekstrem.

Dorongan ini disampaikan Gus Rivqy merespons serangkaian bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, termasuk peristiwa tanah longsor di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, yang sempat melumpuhkan distribusi BBM.

“Kami meminta agar Pertamina menyiapkan langkah mitigasi dalam menghadapi terjadinya bencana. Upaya mitigasi ini sangat dibutuhkan untuk mencegah terjadinya dampak yang lebih besar,” tegas Gus Rivqy saat Rapat Dengar Pendapat dengan Dirut PT Pertamina di Gedung DPR, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga :  Kepesertaan JKN Tembus 2,6 Juta Jiwa, Jember Sabet UHC Awards 2026

Gus Rivqy menyoroti pengalaman di wilayah Jember, yang sempat mengalami kelumpuhan pasokan BBM selama empat hari akibat jalur distribusi dari Banyuwangi terputus total oleh longsor.

Ia menilai ketergantungan distribusi yang hanya bertumpu pada satu jalur tunggal sangat berisiko dan berpotensi memicu kerawanan sosial.

“Kalau terlambat sedikit saja, situasinya bisa kacau. Distribusi energi adalah kebutuhan vital. Negara tidak boleh abai dalam memastikan pasokan tetap aman,” ujarnya.

Legislator asal Jawa Timur ini menilai, peristiwa terputusnya jalur distribusi tersebut harus menjadi momentum evaluasi serius bagi Pertamina, untuk memperkuat sistem antisipasi bencana secara komprehensif.

Baca Juga :  Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi

Sebagai solusi strategis, dia mendorong Pertamina untuk segera melakukan reaktivasi depo BBM di Jember atau membangun infrastruktur depo baru guna memperkuat ketahanan energi di wilayah ujung timur Jawa.

Ketua Umum DKP Panji Bangsa ini, juga mendesak optimalisasi moda transportasi alternatif melalui kereta api, agar distribusi energi tidak lagi bergantung sepenuhnya pada jalur darat yang rawan bencana.

“Saya pernah sampaikan reaktivasi depo BBM dan saya sudah mencoba berkomunikasi dengan pihak KAI dan pada prinsipnya mereka siap mendukung. Tinggal ada kemauan dan langkah konkret dari Pertamina untuk memanfaatkan opsi tersebut,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perkuat Pelayanan Publik, Imigrasi Jember Resmi Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBBM
Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi
F-PDI Perjuangan Jember Apresiasi Insentif Rp 46 Miliar untuk Guru Ngaji, Dorong Pencairan di Bulan Ramadan
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri
Penulis Yang Bantu Penyusunan Nobody’s Girl Ceritakan Sulitnya Hidup Korban Epstein
Hadiri Daurah Ilmiyah BNN, Bupati Fawait Paparkan Program Pemkab Jember

Baca Lainnya

Thursday, 12 February 2026 - 14:54 WIB

Respon Mitigasi Bencana, Gus Rivqy Dorong Pertamina Reaktivasi Depo BBM di Jember

Wednesday, 11 February 2026 - 17:04 WIB

Perkuat Pelayanan Publik, Imigrasi Jember Resmi Canangkan Pembangunan ZI Menuju WBBM

Tuesday, 10 February 2026 - 23:27 WIB

Kejar Swasembada Pangan 2026, Pemkab Jember Dukung Penuh Bulog Serap Gabah dan Jagung

Monday, 9 February 2026 - 19:45 WIB

Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein

Monday, 9 February 2026 - 17:10 WIB

Peringati HPN 2026, Gus Fawait Ajak Pers Jember Kawal Kedaulatan Ekonomi

TERBARU

Foto: Edit Arif

Educatia

CEO Tesla Merasa Tidak Bahagia, Begini Penjelasannya

Wednesday, 11 Feb 2026 - 15:57 WIB