Satgas MBG Jember Ancam Cabut Izin Dapur yang Pangkas Anggaran Makan Bergizi

Tuesday, 3 March 2026 - 18:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Satgas MBG Jember, Ahmad Hoirozi. (Foto: Sigit/Frensia).

Anggota Satgas MBG Jember, Ahmad Hoirozi. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id – Pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember kian diperketat. Satuan Tugas (Satgas) MBG bersama DPRD Jember menegaskan tidak akan memberi toleransi bagi pengelola dapur yang nekat memangkas anggaran per porsi.

Anggota Satgas MBG Jember, Ahmad Hoirozi, mengungkapkan bahwa arahan Bupati Jember menjadi dasar utama pengetatan ini. Dalam pertemuan dengan Satuan Pelayanan Pemakanan Gizi (SPPG) dan mitra dapur, ditegaskan bahwa anggaran sebesar Rp10.000 dan Rp8.000 per porsi harus disalurkan utuh tanpa potongan.

“Bupati sangat tegas, tidak boleh ada pengurangan anggaran sedikit pun. Jika ditemukan pelanggaran, kami akan merekomendasikan pencabutan izin ke Badan Gizi Nasional (BGN),” katanya, Selasa (3/3/2026).

Hoirozi menambahkan bahwa kepala daerah memiliki kewenangan penuh untuk mencoret dapur yang tidak patuh. Satgas dan DPRD tidak akan segan mengeluarkan rekomendasi sanksi jika peringatan awal diabaikan.

Baca Juga :  Ipal Jadi Alasan Utama 16 SPPG Jember di Suspend

“Jika sudah diberikan SP1 sampai SP3 namun tetap membandel, ya langsung dicoret. Kami tidak akan berkompromi demi kualitas gizi anak-anak,” ujarnya.

Dari hasil inspeksi terhadap 15 dapur, Satgas menemukan sekitar empat hingga lima dapur yang bermasalah. Meski secara persentase belum mencapai separuh, temuan ini dinilai cukup mengkhawatirkan.

Ketidakpuasan tersebut berdampak langsung pada penurunan kualitas menu yang diterima siswa.

“Persoalan ini kerap dipicu oleh mitra yang berorientasi murni bisnis dan merasa tidak puas dengan nilai kelola sekitar Rp6 juta per hari,” paparnya.

“Kalau mitranya bermain, yang dirugikan adalah anak-anak,” tambahnya.

Dia mencontohkan, hasil sampling di Bandung. Penerima manfaat diambil dari siswa SD kelas 3 hingga 6 yang mendapat porsi Rp10.000.

Baca Juga :  Kesaksian Guru PAUD di Jember soal Siswa Keracunan MBG

“Padahal, dapur yang ideal harus melayani seluruh jenjang, mulai TK hingga SMA. Prinsipnya pemerataan gizi, bukan memilih yang menguntungkan,” ungkapnya.

Sorotan juga muncul di momen Ramadan. Menu kering dinilai semakin berkurang dibandingkan nominal yang ditetapkan.

“Sekarang puasa, menu kering sangat berkurang. Secara nominal jelas tidak sesuai,” terangnya.

Satgas Jember, beberapa kali melakukan kunjungan tanpa publikasi. Dalam inspeksi itu, ditemukan dapur yang tak menyajikan menu sampling dua kali 24 jam.

“Padahal, ketentuan tersebut bersifat wajib. Ketidakhadiran menu sampling memunculkan dugaan pelanggaran,” jelasnya.

Dia juga menegaskan anggaran tidak boleh digeser ke hari berikutnya. Setiap hari sudah memiliki pagu dan siklus menu 14 hari.

“Tidak boleh hari ini Rp9.000 lalu besok digenapkan. Per hari sudah ada anggarannya,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos
Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial
Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli
Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember
Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin
Gandeng ITB dan PT DI, Imigrasi Inisiasi ‘Pagar Digital’ Pakai Drone untuk Jaga Perbatasan
Gus Fawait Pastikan Layanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Indonesia Gratis untuk Warga Jember
Gus Fawait Ingatkan Pelajar Jember untuk Tidak Menikah Dulu Sebelum Lulus Kuliah

Baca Lainnya

Saturday, 11 July 2026 - 14:50 WIB

Tanggapan Kadinsos Soal Warga Miskin di Pusat Kota Jember Tak Dapat Bansos

Thursday, 9 July 2026 - 22:33 WIB

Pemkab Jember Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Kehutanan untuk Dukung Perhutanan Sosial

Thursday, 9 July 2026 - 21:05 WIB

Gus Fawait Pastikan Pembangunan Sekolah Rakyat di Jember Selesai Akhir Juli

Monday, 6 July 2026 - 18:16 WIB

Ingat Pesan Prabowo, Anggota DPRD Jatim Ini Santuni Puluhan Yatim dan Dhuafa di Jember

Friday, 3 July 2026 - 17:57 WIB

Eks Wakil Ketua DPRD Jember Dituntut 6,5 Tahun Bui Kasus Korupsi Mamin

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading