Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Wednesday, 4 March 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Konflik Amerika-Israel ke Iran. (Foto: Xbrchx/Pixabay).

Ilustrasi Konflik Amerika-Israel ke Iran. (Foto: Xbrchx/Pixabay).

Frensia.id Akademisi Hubungan Internasional (HI) Universitas Jember (UNEJ) Eko Ernada, menyebut ketegangan konflik peperangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menjadi penentu masa depan negara Timur Tengah.

Eko menyebut bahwa konflik ini bukan sekadar serangan militer antar negara. Tetapi perebutan pengaruh dan gambaran keamanan di negara Timur Tengah dengan keterlibatan Amerika Serikat.

“Jadi yang diperebutkan bukan sekadar wilayah, tetapi hegemoni dan keseimbangan kekuatan di Timur Tengah,” kata Eko pada Rabu, 4 Maret 2026.

Menurut Eko, alasan adanya konflik peperangan ini karena Iran ingin memperluas pengaruh regional melalui jaringan aliansi dan kelompok proksi. Informasi tersebut diketahui oleh Israel sehingga menganggapnya sebagai ancaman.

Ia mengatakan jika keterlibatan Amerika Serikat dalam konflik tersebut karena ada kepentingan tersembunyi yang sedang dijalankan.

“Dua kepentingan besar: keamanan Israel dan stabilitas energi global,” kata dia.

Baca Juga :  Gegara Sejoli Mesum, UNEJ Bakal Perbanyak Frekuensi Patroli Security di Wilayah Kampus

Lulusan Australian National University (ANU) Specializing Middle East dan Central Asia itu, menjelaskan kalau konflik peperangan ini di hadapan hukum Internasional selalu kalah dengan pengaruh politik.

“Dalam praktiknya, hukum Internasional sering kali kalah oleh politik kekuatan. Di sinilah problem utamanya,” kata Eko.

Eko mengatakan, meskipun negara sekutu Barat seperti Jerman, Inggris dan Perancis sudah menyatakan dukungan kepada Amerika dan Israel dalam keterlibatan agresi ke Iran. Hal itu sangat kecil kemungkinannya bagi negara sekutu lain seperti China, Rusia dan Korea Utara, yang juga ingin terlibat langsung memberi dukungan kepada Iran.

“Mereka lebih mungkin memberi dukungan diplomatik atau strategis, bukan turun langsung. Tidak ada yang ingin konflik ini, berubah menjadi perang global terbuka melawan Amerika,” kata dia.

Baca Juga :  Penulis Yang Bantu Penyusunan Nobody's Girl Ceritakan Sulitnya Hidup Korban Epstein

Konflik ini diprediksi akan terjadi perang regional negara, jika kelompok pro-Iran di Lebanon, Suriah atau Yaman ikut terlibat perang. Kata Eko, apabila kawasan Selat Hormuz terganggu, maka dampaknya bisa besar karena menyangkut distrubusi minyak dunia.

“Perang regional besar akan sangat mahal secara ekonomi dan politik. Jadi, yang lebih mungkin adalah eskalasi terbatas, bukan perang total,” ujar Eko.

Lebih lanjut, kata Eko konflik yang bersifat struktural dan ideologis ini, akan terus memunculkan ketegangan, selama tidak ada sistem keamanan bersama di negara Timur Tengah.

Namun demikian, Eko menyebut bahwa konflik ini akan menentukan kekuatan negara Timur Tengah di masa mendatang.

“Ini adalah pertarungan menentukan siapa yang mengendalikan masa depan Timur Tengah, di tengah dunia yang sedang bergerak dari unipolar menuju multipolar,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel
Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah
Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein
Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri
Penulis Yang Bantu Penyusunan Nobody’s Girl Ceritakan Sulitnya Hidup Korban Epstein
Di Balik Serangan Israel ke Iran, Tersimpan Strategi Kekuasaan dan Pengalihan Isu
Telah Diriset! Kursi 1 Orang yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat di India Teraman
Horor! Berikut Fakta Miguel Uribe, Calon Presiden Kolombia yang Ditembak Saat Kampanye

Baca Lainnya

Wednesday, 4 March 2026 - 19:30 WIB

Akademisi HI UNEJ Sebut Konflik Amerika-Israel ke Iran Jadi Penentu Masa Depan Timur Tengah

Tuesday, 3 March 2026 - 21:24 WIB

Tiada Pemenang di Tengah Reruntuhan: Kemanusiaan yang Terabaikan di Perang Iran–Israel

Sunday, 1 March 2026 - 20:45 WIB

Imigrasi Siaga di Bandara Internasional Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

Monday, 9 February 2026 - 19:45 WIB

Elon Musk Berani! Akan Biayai Proses Hukum Pihak Yang Siap Ungkap Kasus Epstein

Sunday, 8 February 2026 - 17:35 WIB

Nobody’s Girl, Buku Korban Epstein Yang Telah Bunuh Diri

TERBARU