SPBU Teuku Umar Jember Disegel Gegara Terlibat Pencurian 4 Ribu Liter Solar

Saturday, 14 March 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU di Jalan Teuku Umar, Tegal Besar, di segel. (Foto: Sigit/Frensia).

SPBU di Jalan Teuku Umar, Tegal Besar, di segel. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id– Sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Teuku Umar, Kecamatan Kaliwates, Jember, resmi disegel setelah terindikasi terlibat dalam aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar.

Sebanyak kurang lebih 4.000 liter solar dilaporkan diangkut secara ilegal menggunakan sebuah truk pada Sabtu (14/3).

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Bambang Hariyadi, meminta SPBU tersebut ditutup. Menurutnya, ribuan liter solar yang dicuri merupakan hak masyarakat kecil yang disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

“Bayangkan sekitar 4.000 liter diangkut truk yang kabur itu. Harusnya diperuntukkan untuk masyarakat, untuk nelayan, atau masyarakat yang memang menjadi sasaran,” katanya, Sabtu (14/3/2026).

Bambang secara tegas meminta PT Pertamina untuk mencabut izin operasional SPBU tersebut karena dianggap telah memfasilitasi tindak pidana pencurian BBM. Untuk menjaga ketersediaan BBM bagi warga sekitar, dia menghimbau masyarakat untuk beralih ke SPBU terdekat, yakni di jalan Basuki Rahmat.

Baca Juga :  Aksi Kejar-kejaran Anggota DPRD Jember Bongkar Dugaan Mafia BBM di Tegal Besar

“Karena SPBU ini sudah melakukan pencurian, saya minta ke Pertamina SPBU ini kita tutup. Tidak boleh beroperasi sampai penyidikannya jelas. Tapi semua kuotanya kita alihkan ke situ (SPBU terdekat),” ujarnya.

Sementara itu, pihak kepolisian bergerak cepat dengan melakukan penyegelan area SPBU guna kepentingan penyidikan. Waka Polres Jember, Kompol Ferry Dharmawan, menyebut , bahwa memang ada dugaan kuat penyalahgunaan BBM subsidi ke non-subsidi.

“Tadi malam ada dugaan penyalahgunaan BBM ya, dari subsidi ke non-subsidi. Kami sepakat nanti untuk sementara SPBU ini akan kita segel dulu untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Dia menambahkan, bahwa akan segera mengusut tuntas siapa saja aktor di balik penyelewengan ini. Dia menekankan bahwa BBM subsidi harus jatuh ke tangan masyarakat yang berhak.

“bukan disalahgunakan oleh oknum tertentu,” tambahnya.

Disisi lain, Kepala BPH Migas, Wahyu Dianas, menyatakan dukungannya terhadap langkah hukum yang diambil. Meskipun SPBU ini berada di jalur alternatif, pengawasan tetap dilakukan secara ketat.

Baca Juga :  Kapolda Jatim Turun Langsung Pantau Olah TKP Ledakan di Masjid Jember

“Ini nanti sudah diarahkan dari pihak Kapolres untuk melakukan mitigasi dari sisi data pendukung untuk melakukan penyelidikan, agar proses hukumnya dapat dilaksanakan secara komprehensif,” jelasnya.

Wahyu menambahkan bahwa kewenangan penanganan kasus ini kini sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum (APH). Karena barang bukti telah keluar dari area SPBU.

“Fungsi kami dengan Pertamina Patra Niaga pastinya sepakat untuk disegel sambil proses untuk penyelidikan lebih lanjut, sampai nanti ada panggilan dari pihak kepolisian,” tandasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya Anggota DPR RI Bambang Hariyadi, Tim Polres Jember dan BPH Migas melakukan pengecekan CCTV (peristiwa dini hari tadi) di kantor SPBU. Saat di lakukan pengecekan, petugas SPBU mengaku CCTV nya rusak.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Tengkulak BBM Secara Ilegal di Silo Jember Dibekuk Polisi
Motor Honda Beat Warga Wuluhan Jember Hilang, Polisi Selidiki Pelaku dan Motif Pencurian
Pria di Ajung Jember Diamankan Polisi Gegara Suruh Anak Beli Rokok Pakai Uang Mainan
Lawan 4 Begal yang Hendak Gasak Motornya, Karyawan SPPG di Jember Dibacok
Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang
Diduga Gegara Kesalahpahaman, Siswa SMA di Jombang Jember Dianiaya Teman Sendiri
Polres Jember Gelar Konferensi Pers, Bongkar 15 Kasus Narkoba Selama Bulan Maret 2026
Kronologi Penemuan Bayi di Pinggir Jalan Rumah Warga Tanggul Jember

Baca Lainnya

Monday, 13 April 2026 - 17:23 WIB

Tengkulak BBM Secara Ilegal di Silo Jember Dibekuk Polisi

Saturday, 11 April 2026 - 20:15 WIB

Motor Honda Beat Warga Wuluhan Jember Hilang, Polisi Selidiki Pelaku dan Motif Pencurian

Tuesday, 7 April 2026 - 18:17 WIB

Pria di Ajung Jember Diamankan Polisi Gegara Suruh Anak Beli Rokok Pakai Uang Mainan

Monday, 6 April 2026 - 18:40 WIB

Lawan 4 Begal yang Hendak Gasak Motornya, Karyawan SPPG di Jember Dibacok

Thursday, 2 April 2026 - 21:55 WIB

Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang

TERBARU

Wakil rektor II UIN KHAS Jember sebagai perwakilan dari kampus, saat menerima penghargaan dari KPPN Jember (Foto: Tim Keuangan UIN KHAS untuk Frensia).

Educatia

UIN KHAS Jember Siapkan Rencana Menuju Status PTNBH

Wednesday, 15 Apr 2026 - 19:00 WIB