Diduga Gegara Kesalahpahaman, Siswa SMA di Jombang Jember Dianiaya Teman Sendiri

Wednesday, 1 April 2026 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar saat korban dianiaya pelaku (Foto: Istimewa).

Tangkapan layar saat korban dianiaya pelaku (Foto: Istimewa).

Jombang, Frensia.id – Seorang siswa berinisial F (15) kelas X di Sekolah Menengah Atas (SMA), Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh temannya sendiri.

Ibu korban, bercerita, semula anaknya dibawa keluar dengan dijemput paksa menggunakan sepeda motor oleh temannya pada Sabtu (28/3/2026), pukul 23.00 WIB.

“Terus tiba-tiba anaknya ini pulang sekitar jam 02:30 WIB pagi,” katanya, saat dikonfirmasi, pada Rabu (1/4/2026).

Korban dikeroyok oleh sekitar 10 anak di salah satu sawah milik warga setempat.

Baca Juga :  Remaja di Jember Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dekat Saluran Air

Dua pelaku merupakan temannya sendiri semasa duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Korban pulang dari tempat pengeroyokan dengan berjalan kaki sekitar 3 Kilometer dari rumahnya.

Menurut Ibu Korban, sebagaimana video yang beredar, kondisi korban mengalami luka lebam pada salah satu anggota badannya.

Lebih lanjut, pengakuan Ibu Korban, kejadian yang menimpa anaknya disebabkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang

“Kayaknya itu handphone (HP) anak saya itu dipakai temannya. Buat voice note (VN) teman yang satunya lagi. Temannya yang di VN ini tidak terima. Jadi cari anak saya,” kata dia.

Korban kini merasa trauma masuk sekolah setelah mengalami kejadian tersebut.

Atas kejadian itu, Ibu Korban melaporkan ke pihak Polsek Jombang.

“Sudah ke Polsek Jombang. Cuma besok mau ke sana lagi, mau dipanggil lagi,” kata dia.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi di Jember
Kejari Jember Temukan Fakta Baru Kasus Kebakaran dan Dugaan Korupsi Bank Jatim Capem Kalisat
Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah
Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!
Kejari Jember Periksa Sejumlah Saksi soal Skandal Bank Jatim Capem Kalisat
Babak Baru Kasus Dugaan Penyelewengan Solar di SPBU Tegal Besar
Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pengeroyokan Usai Nobar Bola di Tanggul Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 13 May 2026 - 16:22 WIB

Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan

Friday, 8 May 2026 - 18:33 WIB

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi di Jember

Friday, 8 May 2026 - 02:55 WIB

Kejari Jember Temukan Fakta Baru Kasus Kebakaran dan Dugaan Korupsi Bank Jatim Capem Kalisat

Friday, 8 May 2026 - 00:20 WIB

Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah

Thursday, 7 May 2026 - 23:03 WIB

Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!

TERBARU

Gambar Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme (Sumber: Grafis Frensia)

Educatia

Diteliti, Lagu Speak Up Ternyata berisi Pesan Ekokrtisisme

Sunday, 17 May 2026 - 21:24 WIB

Sumber Gambar: Ilustrasi AI Gemini

Kolomiah

Modal Pilkades

Sunday, 17 May 2026 - 19:48 WIB

Suasana saat acara Karnaval SCTV berlangsung (Foto: Sigit/Frensia).

Entertainment

Karnaval SCTV 2026 Kembali Guncang Alun-Alun Jember

Saturday, 16 May 2026 - 19:40 WIB