Frensia.Id– Polres Jember mulai mengerucutkan sosok tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar di SPBU Tegal Besar.
Saat ini, penyidik tengah fokus memperkuat alat bukti dan mendalami keterangan saksi-saksi kunci.
Kapolres Jember, AKBP Bobby Adimas Condroputra, menegaskan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur. Penyidik kini fokus memperkuat alat bukti.
“Pemeriksaan sudah beberapa dilakukan, termasuk terhadap sopir pengangkut BBM solar. Namun, bukti-bukti masih kami lengkapi,” katanya, Selasa (5/5/2026).
Selanjutnya kata dia, sejauh ini, polisi telah memeriksa sekitar 10 orang saksi. Pemeriksaan secara intensif ini dilakukan untuk mengurai praktik lancung distribusi BBM bersubsidi yang seharusnya tepat sasaran tersebut.
“Penyidik juga menggandeng ahli pidana. Hal ini dilakukan guna memastikan konstruksi hukum dalam perkara ini kuat, baik secara formil maupun materiil,” ujarnya.
“Untuk penyidikan ini, kita pastikan bisa diterima oleh jaksa. Karena itu, kami juga meminta pendapat ahli pidana,” tambahnya.
Bobby menambahkan, langkah menggandeng ahli ini diambil agar berkas perkara segera dinyatakan lengkap atau P21 oleh kejaksaan. Dengan begitu, kasus bisa segera naik ke tahap penuntutan.
“Kalau berkas sudah dinyatakan lengkap, nanti kasus ini bisa naik ke tahap penuntutan,” paparnya.
Meski sudah mengantongi calon kuat, polisi masih menutup rapat identitas tersangka. Bobby memastikan pengumuman tersangka akan dilakukan dalam waktu dekat.
“Penetapan tersangka, pengumuman nanti setelah berkas dinyatakan lengkap atau P21,” tandasnya.
Sebelumnya telah diberitakan, sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Teuku Umar, Tegal Besar, Jember, resmi disegel setelah terindikasi terlibat dalam aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Sebanyak kurang lebih 4.000 liter solar dilaporkan diangkut secara ilegal menggunakan sebuah truk.
Dugaan pencurian itu terjadi pada dini hari. Sebuah truk diketahui mengisi solar di SPBU tersebut dengan membawa galon. Saat dipergoki warga, sopir truk langsung melarikan truk tersebut.






