Cerita Saksi Mata Saat Terjadinya Ledakan di Masjid Jember

Tuesday, 17 March 2026 - 03:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatama saat melakukan olah TKP. (Foto: Sigit/Frensia).

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatama saat melakukan olah TKP. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Terjadi sebuah ledakan di Masjid Raya Pesona, yang terletak di Perumahan Pesona Regency, Kelurahan/Patrang, Jember. Salah satu saksi mata yang ikut salat jemaah tarawih, sekaligus muazin Masjid Pesona Regency, Kholis.

Kata dia, ledakan terjadi saat jemaah tengah melaksanakan rakaat pertama pada salam ketujuh.

“Kejadiannya tepat saat rakaat pertama di salam ketujuh. Imam tetap melanjutkan salat, sehingga kami para makmum pun ikut bertahan hingga selesai,” katanya, Selasa (17/3/2026), dini hari.

Dia menambahkan, imam tetap melanjutkan salat sehingga sebagian jemaah di dalam masjid mengikuti gerakan tersebut. Kendati mereka (jemaah) sempat menoleh mencari sumber suara.

“Ledakan berasal dari area luar bagian utara masjid, tepatnya dekat tempat penyimpanan sarung dan air mineral di depan kamar mandi,” ujarnya.

Baca Juga :  Menyayat Hati! Anak Panggil “Bapak” Usai Ayahnya Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, H. Her: “Tolong Hubungi Saya”

“Jemaah yang paling dekat itu berada sekitar dua sampai tiga meter dari titik ledakan, tapi alhamdulillah tidak ada yang tepat di lokasi,” tambahnya.

Kholis menjelaskan, ledakan tersebut menyebabkan tembok ventilasi masjid berlubang dengan diameter sekitar satu meter serta merusak plafon dan instalasi di sekitarnya. Kata dia, bagian luar masjid sempat bubar karena panik, sementara sebagian kecil jemaah di dalam tetap menyelesaikan salat hingga salam.

“Yang melanjutkan salat hanya sekitar enam orang bersama imam. Sebagian lainnya memilih keluar untuk memastikan kondisi,” paparnya.

Kholis menyebut, para jemaah tidak menemukan sisa petasan atau benda mencurigakan di lokasi kejadian setelah jemaah melakukan pengecekan. Sementara kondisi listrik dan peralatan elektronik masjid dilaporkan tetap utuh.

Baca Juga :  Polisi Gadungan Ditangkap saat Rayu Wanita ASN di Gumukmas Jember

“Kerusakan hanya terjadi pada tembok ventilasi dan bagian plafon,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, Polisi harus menghentikan aktivitas di Masjid Tersebut. Termasuk aktivitas sahur berjamaah dan penggunaan audio masjid dihentikan sementara hingga situasi dinyatakan aman.

“Harapan kami sederhana, semoga nanti salat Id tetap bisa dilaksanakan di masjid ini,” tandasnya.

Sebagai informasi, saat kejadian, diperkirakan sekitar 40 jemaah berada di dalam masjid dan enam orang berada di area teras yang paling terdampak suara ledakan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka
Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk
Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa
Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok
Mengeroyok Maling hingga Mati, Begini Jerat Pidananya
Menyayat Hati! Anak Panggil “Bapak” Usai Ayahnya Tewas Diduga Curi Ayam di Bali, H. Her: “Tolong Hubungi Saya”
Kejari Jember Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Bank Pelat Merah Rp 3 M

Baca Lainnya

Saturday, 8 August 2026 - 18:35 WIB

Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok

Thursday, 30 July 2026 - 17:14 WIB

Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka

Wednesday, 29 July 2026 - 18:51 WIB

Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Tuesday, 28 July 2026 - 17:04 WIB

Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Muncar Nyaris Diamuk Massa

Monday, 27 July 2026 - 16:19 WIB

Buntut Saling Ejek di Medsos Remaja di Jember Dikeroyok

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading