Tradisi Sahur Berjamaah di Masjid Jember Terhenti Pasca Ledakan

Tuesday, 17 March 2026 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi saat berjaga di depan masjid usai ada ledakan. (Foto: Sigit/Frensia).

Polisi saat berjaga di depan masjid usai ada ledakan. (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Menyusul ledakan yang merusak bangunan di Masjid Raya Pesona, di perumahan Pesona Regency, Kelurahan/Kecamatan Patrang, Jember, pihak kepolisian memutuskan untuk menonaktifkan seluruh aktivitas rumah ibadah tersebut demi kepentingan penyelidikan.

Keputusan ini akhirnya juga menghentikan rutinitas warga, terutama tradisi sahur berjamaah.

“Kebiasaan kami, setiap jam tiga pagi audio masjid otomatis hidup untuk menyambut sahur. Gara-gara kejadian ini, suasana dan sahur berjamaah harus terhenti,” kata Pengurus Masjid yang juga bertanggung jawab atas operasional audio, Kholis, Selasa (17/3/2026).

Selanjutnya kata dia, seluruh fasilitas masjid saat ini dalam status “steril”. Langkah ini diambil untuk menjaga tempat kejadian perkara (TKP) tetap utuh selama proses identifikasi berlangsung.

Baca Juga :  Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Pengeroyokan Usai Nobar Bola di Tanggul Jember

“Berdasarkan instruksi pihak kepolisian, masjid sementara tidak diaktifkan dulu selama proses penyelidikan berjalan,” ujarnya.

Dampak yang paling dirasakan warga, kata dia, adalah hilangnya “suara” masjid saat dini hari. Biasanya, pengeras suara masjid menjadi denyut nadi lingkungan sekitar untuk membangunkan warga dan memandu aktivitas sahur.

“Biasanya sistem audio yang biasanya aktif otomatis pukul 03.00 WIB kini harus dipadamkan. Jadi tidak ada lagi gema zikir atau pengumuman sahur yang menjadi ciri khas Ramadan di perumahan ini,” paparnya.

“Kami berharap proses hukum segera tuntas agar masjid bisa kembali berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial, mengingat bulan suci Ramadan masih menyisakan banyak momen yang seharusnya dijalani bersama-sama. Apalagi, ini sudah mendekati lebaran,” tandasnya.

Baca Juga :  Tak Terima Dilaporkan Korupsi, Pria di Jember Ancam Bunuh Petugas Banpol PP Pakai Celurit

Berdasarkan pantauan di lapangan, sampai dengan pukul 01:20 WIB, polisi masih melakukan olah TKP. Sejumlah anggota kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi guna mengamankan area selama proses penyelidikan berlangsung.

Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, beserta Kasat Reskrim Polres Jember, Kasat Reskoba Polres Jember serta Kasatlantas Polres Jember juga berada di lokasi kejadian untuk memantau proses olah TKP dari tim Jibom.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim
Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario
Tanggapan Kuasa Hukum Terkait AHM Disebut Aniaya Anggota Banpol PP Jember
Tak Terima Dilaporkan Korupsi, Pria di Jember Ancam Bunuh Petugas Banpol PP Pakai Celurit
Pemuda di Jember Bunuh Teman Gegara di Bully Ternyata Punya Dendam Sejak SD
Polres Jember Gulung Jaringan Narkoba Antar-Pulau, Sabu-Ekstasi Senilai Ratusan Juta Disita!
Pemuda di Jember Bunuh Temannya di Rumah Kosong Gegara Sakit Hati Sering Dibully
Viral Maling Motor di Bangsalsari Jember Ditangkap, Kaki Ditembak Polisi

Baca Lainnya

Thursday, 25 June 2026 - 22:55 WIB

Perempuan di Surabaya Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual, Pemaksaan Aborsi, dan Penelantaran Anak ke Polda Jatim

Wednesday, 24 June 2026 - 18:34 WIB

Viral! Modus Jajal COD, Pria di Jember Bawa Kabur Motor Vario

Wednesday, 24 June 2026 - 16:19 WIB

Tanggapan Kuasa Hukum Terkait AHM Disebut Aniaya Anggota Banpol PP Jember

Tuesday, 23 June 2026 - 17:18 WIB

Tak Terima Dilaporkan Korupsi, Pria di Jember Ancam Bunuh Petugas Banpol PP Pakai Celurit

Friday, 12 June 2026 - 19:24 WIB

Pemuda di Jember Bunuh Teman Gegara di Bully Ternyata Punya Dendam Sejak SD

TERBARU

Opinia

Filsafat Ilmu Ushul Fiqh : Membaca Kembali Gagasan Dr. Ishaq

Saturday, 27 Jun 2026 - 17:55 WIB

Regionalia

Prof. Hefni: Rektor Tawadhu yang Membumi

Friday, 26 Jun 2026 - 13:12 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading