Anggota DPRD Jember Usulkan Ada Pendampingan Hukum pada Kasus Penganiayaan Siswa di Jombang

Thursday, 2 April 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alfian Andri Wijaya, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Fraksi Gerindra (Foto: DPRD Jember).

Alfian Andri Wijaya, Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Fraksi Gerindra (Foto: DPRD Jember).

Frensia.id- Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Jember, Alfian Andri Wijaya, merespon atas terjadinya kasus penganiayaan yang dialami siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) berinisial F (15), di Kecamatan Jombang.

Alfian mengatakan bahwa kasus tersebut perlu adanya pendampingan hukum pada korban.

Meskipun, kasus yang seharusnya tertangani oleh pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) kini harus menjadi satu dengan Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan.

Dia berharap pada Dinas Sosial dapat menindaklanjuti kejadian tersebut dengan menemui pihak korban.

“Jadi Dinas Sosial, saya berharap secara proaktif untuk mendatangi korban. Memberikan pendampingan hukum,” kata dia, pada Kamis (2/4/2026).

Selain itu, kata Alfian , korban juga perlu diberi pendampingan psikologis, agar tidak trauma untuk kembali bersekolah.

Baca Juga :  DPC GMNI Jember Adakan Audiensi Bersama DPRD Dukung Pengesahan RUU PPRT

Menurutnya, pihak sekolah bisa memanggil pelaku, karena ada kaitan dengan korban yang trauma untuk datang ke sekolah.

“Sehingga tim Satgas Pencegahan Kekerasan yang ada di lingkungan sekolah, itu bisa memanggil para pelaku penganiayaan,’ kata dia.

Politisi Fraksi Gerindra itu menilai jika penganiayaan tersebut sebenarnya masuk ke dalam delik pidana.

Kata dia, para penegak hukum harus menindak tegas para pelaku penganiayaan.

“Jadi upaya agar tidak terulang kembali, maka pihak kepolisian karena (kasus penganiayaan) ini di luar sekolah, itu harus tegas agar ada efek jera,” katanya.

Menanggapi adanya kasus tersebut. Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Alfisyah Nur Hayati, mengatakan bahwa dalam menyikapi kasus tersebut, tidak hanya dibebankan pada pihak sekolah, tapi juga keluarga, dan lingkungannya.

Baca Juga :  Diduga Gegara Kesalahpahaman, Siswa SMA di Jombang Jember Dianiaya Teman Sendiri

“Kita dalam memahami kasus bullying, menurut saya adalah harus holistik, tidak hanya satu sisi,” kata dia.

Kata Alfis, dalam menangani kasus penganiayaan dengan pelaku yang masih di bawah umur tidak boleh sembarangan.

“Bagaimana pendekatan, pendampingan baik pada korban maupun pelaku, sehingga trauma yang satunya terobati, yang satunya tidak mengulangi dan menjadi jera,” kata dia.

Sebab, menurutnya, belum tentu seseorang yang ditindak bahkan sampai di penjara akan lebih baik.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pelaku Curanmor Asal Lumajang Berhasil Diringkus Polisi Jember
Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi di Jember
Kejari Jember Temukan Fakta Baru Kasus Kebakaran dan Dugaan Korupsi Bank Jatim Capem Kalisat
Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah
Kejari Jember Usut Dugaan Korupsi Klaim BPJS Kesehatan, Status Naik ke Penyidikan!
Kejari Jember Periksa Sejumlah Saksi soal Skandal Bank Jatim Capem Kalisat
Babak Baru Kasus Dugaan Penyelewengan Solar di SPBU Tegal Besar

Baca Lainnya

Wednesday, 20 May 2026 - 14:32 WIB

Pelaku Curanmor Asal Lumajang Berhasil Diringkus Polisi Jember

Wednesday, 13 May 2026 - 16:22 WIB

Polisi Tegaskan Penetapan Tersangka Tunggal Kasus Solar Subsidi di Jember Sesuai Fakta Penyidikan

Friday, 8 May 2026 - 18:33 WIB

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penyelewengan Solar Subsidi di Jember

Friday, 8 May 2026 - 02:55 WIB

Kejari Jember Temukan Fakta Baru Kasus Kebakaran dan Dugaan Korupsi Bank Jatim Capem Kalisat

Friday, 8 May 2026 - 00:20 WIB

Kejari Jember Panggil Sejumlah Saksi soal Dugaan Penyelewengan Dana BOS Sekolah

TERBARU

Pakar Ekonomi Universitas Jember (UNEJ) Adhitya Wardhono, PhD (Foto: Dok. Pribadi).

Economia

Pakar Ekonomi UNEJ Soroti Penyebab Lemahnya Rupiah

Thursday, 21 May 2026 - 14:25 WIB

Salah satu siswa yang masuk rumah sakit karena keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) (Foto: Istimewa).

News

Kesaksian Guru PAUD di Jember soal Siswa Keracunan MBG

Thursday, 21 May 2026 - 14:11 WIB