Jembatan Putus, Siswa di Jember Pulang-Pergi Sekolah Naik Rakit

Tuesday, 14 April 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa sekolah meyebrangi sungai saat perjalanan berangkat sekolah. (Foto: Istimewa).

Siswa sekolah meyebrangi sungai saat perjalanan berangkat sekolah. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Jembatan gantung penghubung Dusun Darungan, Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi ke Desa Ajung/Kecamatan Ajung yang putus akibat banjir belum diperbaiki.

Hal ini mengganggu aktivitas warga, terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah.

Mereka terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit.

“Jembatan itu putus lagi akibat banjir bandang yang terjadi pada tanggal 12 Februari 2026 lalu. Sebenarnya sudah beberapa kali diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat sebelum pada akhirnya jembatan itu putus lagi,” kata ketua RW 08 Dusun Darungan, Mulyadi, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga :  BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG

Lebih lanjut, kata Mulyadi, dampak dari tidak adanya jembatan tersebut, aktivitas masyarakat terganggu. Terutama para pelajar yang harus belajar ke sekolah.

“Dampaknya, aktivitas warga terganggu. Khususnya anak-anak sekolah, mereka harus naik rakit,” ujarnya.

Menurut Mulyadi, pelajar yang setiap harinya harus diseberangkan dari Desa Jubung ke Desa Ajung sekitar 6 pelajar. Sementara untuk orang dewasa-orang tua, sebanyak 20 orang yang harus diseberangkan.

Baca Juga :  Prof Busriyanti Angkat Maqasid Al-Usrah sebagai Paradigma Pembentukan Keluarga Islam dalam Orasi Ilmiah Guru Besar

“Setiap hari, ada 5 anak SD, 1 anak TK dan 20 orang dewasa yang nyeberang sungai menggunakan rakit,” paparnya.

Kata dia, sebagian masyarakat lainnya (Dusun Darungan) yang hendak menuju Desa Ajung. Jika menggunakan kendaraan bermotor harus memutar sekitar 10 KM.

“Yang ga nyebrang pake rakit, itu memutar. Sekitar 10 kilometer,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

SEMA-DEMA UIN KHAS Jember Sampaikan Penolakan soal Pemaparan Visi-Misi Calon Rektor di Lumajang
Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba
Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur
UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing
Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras
Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi
Desil Berubah, Warga Yosomulyo Banyuwangi Kehilangan Akses Bansos
Datang ke Jember, Kepala BP3MI Jatim Buka Akses Ribuan Lulusan SMK Kerja ke Luar Negeri

Baca Lainnya

Wednesday, 14 October 2026 - 22:35 WIB

Diikuti Ratusan Atlet, FOSKMA 2026 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Buka 10 Cabang Lomba

Wednesday, 14 October 2026 - 22:30 WIB

Demi Mutu Lulusan! Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Gandeng Kanwil Kemenhaj Jawa Timur

Wednesday, 14 October 2026 - 19:36 WIB

UIN KHAS Jember Wisuda 300 Lulusan, Wisudawan Didorong Kuasai Bahasa Asing

Sunday, 11 October 2026 - 19:55 WIB

Dikejar ke Bali, Dua Terduga Curanmor di Wisata Kalongan Banyuwangi Diringkus Tim Jatanras

Thursday, 8 October 2026 - 21:23 WIB

Polisi Amankan 72 Remaja dan 40 Motor Diduga Terlibat Balap Liar di Muncar Banyuwangi

TERBARU

(Tengah memakai peci hitam) Bupati Jember, Muhammad Fawait, saat setelah menggelar acara Bakti Sosial Kesehatan di RSD dr. Soebandi Jember. (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Gus Fawait Respons ‘Surat Cinta’ MUI Jember soal Sound Horeg

Saturday, 17 Oct 2026 - 23:50 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading