Komisi D DPRD Jember Indi Naidha Minta Dinsos Atasi Kebocoran Data Bansos

Tuesday, 12 May 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha (Foto: Fadli/Frensia).

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha pihaknya meminta agar Dinas Sosial Kabupaten Jember melakukan langkah sinkronisasi data, terhadap data penerima Bantuan Sosial (Bansos) ke pihak Kementerian Sosial (Kemensos).

“Harusnya kita lebih gerak cepat lagi. Kita juga sampaikan tadi segera untuk bersama-sama meminta sinkronisasi di Kemensos seperti itu,” kata Indi, saat ditemui di Ruang Komisi D DPRD Jember, pada Senin (11/5/2026).

Baca Juga :  Soroti Dana Talangan Rp 786 M, PKB Jember: TAPD Gagal Yakinkan DPRD

Menurutnya, perlunya sinkronisasi data disesuaikan Kementerian Sosial agar penerima Bansos tepat sasaran.

“Sinkronisasi datanya itu yang mana, itu yang dipakai,” kata dia.

Indi berkata kalau hanya menerima database dari Dinas Sosial dan tidak sinkron dengan Kementerian Sosial, maka tidak bisa melihat mana sebetulnya yang cocok.

“Istilahnya ngecek data pun juga tidak bisa kayak gitu,” tuturnya.

Baca Juga :  Inspektorat Jember Telusuri Dugaan Kasus ASN Mangkir Kerja yang Malah Naik Jabatan

Kata Indi, sementara ini data Bantuan sosial yang digunakan di Kabupaten Jember memakai data dari pihak Dinas Sosial.

“Sedangkan yang tadi beberapa juga kita pertanyakan saja (saat RDP dengan Dinsos) banyak yang tidak sinkron gitu,” ujarnya.

Akibat bocornya data atau ketidaksinkronan dari Pihak Dinsos dengan Kemensos, maka akan berpengaruh pada pembengkakan anggaran APBD.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN
Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029
Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025
Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya
Mantan Kepala BKPSDM Jember Ngaku 2 Kali Surati Inspektorat Usut Polemik ASN 13 Hari Bolos Kerja
Mangkir Kerja 13 Hari Pejabat Pemkab Jember Dilaporkan ke BKN, Rupanya Bermasalah Sejak di Bawaslu
Bupati Jember Bagikan Makanan ke Warga saat Tinjau Antrean BBM di SPBU

Baca Lainnya

Wednesday, 16 September 2026 - 19:26 WIB

Bupati Jember akan Renovasi Pasar Tanjung Senilai Rp250 Miliar dari Dana APBN

Monday, 14 September 2026 - 20:58 WIB

Penjelasan Ketua DPRD Jember terkait Persetujuan Anggaran Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Monday, 14 September 2026 - 20:51 WIB

Respons Gus Fawait soal Desas-Desus Proyeksi Maju di Pilgub Jatim 2029

Monday, 14 September 2026 - 20:26 WIB

Gus Fawait Pastikan Revitalisasi Sekolah di Jember Tahun 2026 Naik 100 Persen Dibanding 2025

Monday, 14 September 2026 - 19:53 WIB

Mantan Kepala Inspektorat Jember Akui Pernah Periksa Hisyam di Ruangannya

TERBARU

Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Abdul Muis. (Foto: Humas UIN KHAS).

Educatia

Respons Ketua IKA UIN KHAS soal Penjaringan Bakal Calon Rektor

Friday, 18 Sep 2026 - 14:41 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading