Frensia.id – Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha pihaknya meminta agar Dinas Sosial Kabupaten Jember melakukan langkah sinkronisasi data, terhadap data penerima Bantuan Sosial (Bansos) ke pihak Kementerian Sosial (Kemensos).
“Harusnya kita lebih gerak cepat lagi. Kita juga sampaikan tadi segera untuk bersama-sama meminta sinkronisasi di Kemensos seperti itu,” kata Indi, saat ditemui di Ruang Komisi D DPRD Jember, pada Senin (11/5/2026).
Menurutnya, perlunya sinkronisasi data disesuaikan Kementerian Sosial agar penerima Bansos tepat sasaran.
“Sinkronisasi datanya itu yang mana, itu yang dipakai,” kata dia.
Indi berkata kalau hanya menerima database dari Dinas Sosial dan tidak sinkron dengan Kementerian Sosial, maka tidak bisa melihat mana sebetulnya yang cocok.
“Istilahnya ngecek data pun juga tidak bisa kayak gitu,” tuturnya.
Kata Indi, sementara ini data Bantuan sosial yang digunakan di Kabupaten Jember memakai data dari pihak Dinas Sosial.
“Sedangkan yang tadi beberapa juga kita pertanyakan saja (saat RDP dengan Dinsos) banyak yang tidak sinkron gitu,” ujarnya.
Akibat bocornya data atau ketidaksinkronan dari Pihak Dinsos dengan Kemensos, maka akan berpengaruh pada pembengkakan anggaran APBD.






