Buntut 18 Siswa TK-PAUD Keracunan, Operasional SPPG Jember Dihentikan

Thursday, 21 May 2026 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana SPPG di Kaliwates, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Suasana SPPG di Kaliwates, Jember (Foto: Sigit/Frensia).

Frensia.Id- Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Jember mengambil langkah tegas buntut dugaan keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 18 siswa TK-PAUD.

Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Teratai, Kaliwates, dihentikan hari ini.

Penghentian ini dilakukan setelah KPPG melakukan peninjauan langsung ke lokasi dapur penyedia makanan tersebut pada Kamis (21/5/2026).

Hasilnya, ditemukan sejumlah fasilitas yang tidak sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) standar kelayakan.

“Setelah kami tinjau di sini, ternyata ada beberapa hal yang memang tidak sesuai dengan yang ada di Juknis itu. Untuk itu, hari ini pengiriman (makanan) sudah dihentikan,” kata Staf KPPG Jember, Samsudin, saat ditemui di lokasi, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG

Samsudin menjelaskan sejumlah temuan yang menjadi catatan merah dalam inspeksi tersebut. Salah satunya terkait penggunaan material fasilitas dapur yang dinilai rawan memicu kontaminasi pada makanan.

“Salah satu contohnya itu ada grease trap (penyaring lemak). Itu seharusnya berbahan stainless steel, tapi tadi di lokasi menggunakan besi. Nah, kenapa tidak dibolehkan besi. Karena kan rawan berkarat seperti itu,” ujarnya.

Tak hanya soal penyaring lemak. Kata dia, tim KPPG juga menemukan ketidaksesuaian standar pada sistem penyimpanan bahan baku pangan serta kontrol suhu ruangan.

“Kemudian pemantauan suhu di ruang pengolahan, serta penyimpanan bahan baku di gudang basah dan gudang kering. Itu juga ada beberapa hal yang menjadi catatan lah seperti itu,” paparnya.

Baca Juga :  Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Samsudin menambahkan, laporan mengenai pelanggaran ini sudah diteruskan ke tingkat atas. Pihaknya memastikan bahwa sanksi pembekuan ini bersifat sementara hingga semua standar terpenuhi.

“Tadi sudah dikoordinasikan, laporan juga sudah naik. Untuk keputusannya, ini sementara pasti diberhentikan sampai uji makanan ini keluar,” tambahnya.

Dapur SPPG Kaliwates baru akan diizinkan kembali memproduksi makanan program MBG. Jika hasil uji laboratorium telah dinyatakan aman dan seluruh fasilitas penunjang telah diperbaiki sesuai standar baku.

“Setelah fasilitas diperbaiki, baru nanti silakan laporan kembali bahwa mereka siap operasional kembali,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

KAI Daop 9 Jember Terbangkan Drone untuk Awasi Titik Rawan Pelemparan Batu
Pembangunan Gudang di Jember Diprotes Petani Gegara Tabrak Aturan LP2B
Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan
Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan
Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP
Ribuan Massa Aksi Dukung Program MBG Terdiri dari Pedagang Hingga Kades
Ribuan Masyarakat Jember Gelar Aksi Damai Dukung Program MBG
Viral Makam di Sumbersari Jember Tergusur Galian C

Baca Lainnya

Wednesday, 24 June 2026 - 18:44 WIB

KAI Daop 9 Jember Terbangkan Drone untuk Awasi Titik Rawan Pelemparan Batu

Wednesday, 24 June 2026 - 17:46 WIB

Pembangunan Gudang di Jember Diprotes Petani Gegara Tabrak Aturan LP2B

Monday, 22 June 2026 - 17:12 WIB

Massa Progib Demo Depan DPRD Jember, Tuntut MBG Tetap Dilanjutkan

Saturday, 20 June 2026 - 14:22 WIB

Ketua DPRD Jember Diserbu Emak-emak Pendemo, Bukan Protes tapi Minta Tanda Tangan

Saturday, 20 June 2026 - 14:13 WIB

Selain Dukung MBG Massa Aksi Juga Suarakan Pentingnya KDKMP

TERBARU

Warga yang usai melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) (Foto: Fadli/Frensia).

Politia

Dispenduk Jember Dekatkan Layanan melalui Aktivasi IKD Keliling

Wednesday, 24 Jun 2026 - 21:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading