Kakak Adik Asal Panti Jember Hilang Terseret Ombak di Pantai Sruni Payangan

Saturday, 30 May 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat akan melakukan evakuasi korban (Foto: Istimewa).

Tim SAR saat akan melakukan evakuasi korban (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Nasib nahas menimpa dua orang wisatawan di kawasan pesisir pantai selatan Jember.

Dua pemuda yang diketahui merupakan saudara kandung dilaporkan hilang terseret ombak besar saat tengah mandi di Pantai Sruni Payangan, Dusun Watuulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember.

Kapolsek Ambulu, AKP Solikhan Arief, Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 13.00 WIB. Hingga pukul 21:30 WIB, kedua korban masih belum ditemukan dan tim gabungan terus berupaya melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Kedua korban diidentifikasi sebagai Barokatul Hidayat (27) dan adik kandungnya, Rivki Abdullah (22). Keduanya merupakan warga Dusun Karang Kebon RT 04/12, Desa Suci, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember,” katanya, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga :  Tabrakan Beat vs Mega Pro di Sukorambi Jember, Tiga Orang Luka

Selanjutnya kata dia, saat itu, dua orang tersebut mandi di tepi pantai. Tiba-tiba kedua korban dihantam ombak besar hingga terseret ke tengah laut.

“Menurut saksi, seorang nelayan setempat, kedua korban tidak sempat menyelamatkan diri saat gulungan ombak besar datang secara mendadak dan langsung menarik tubuh mereka ke arah laut dalam,” ujarnya.

Korban, kata dia, sempat berteriak meminta tolong. Mendengar teriakan minta tolong, warga dan nelayan sekitar sempat mencoba melakukan pertolongan awal.

Baca Juga :  Jalan Licin Imbas Tetes Tebu Tumpah di Jember, 4 Pemotor Jatuh dan Mobil Tergelincir

“Namun kondisi ombak yang cukup ganas membuat tubuh kakak beradik tersebut dengan cepat hilang dari pandangan dan terseret ke tengah,” paparnya.

Guna memaksimalkan proses evakuasi dan pencarian. Operasi penyelamatan kini melibatkan tim gabungan berskala besar.

“Tim yang diterjunkan ke lokasi di antaranya Polsek Ambulu, Bhabinkamtibmas Aipda Fino Fanizar, dua personel piket SPKT Shief C, dua personel Polairud, Babinsa Sertu Eko Sidik, serta dibantu penuh oleh para relawan beserta jajaran SAR Rimba Laut,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan
Mutasi Pejabat di Jember Diduga Bermasalah, GCW Bersurat-Lapor ke KemenPAN-RB
Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar
Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar
Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas
Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember
PERADI Desak Polri Usut Tuntas Kematian Pedagang Cermin di Pejompongan: “Bukan Semata-mata Musibah”
Kronologi Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp 15,6 Miliar yang Tidak Berfungsi di Jember

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 22:18 WIB

Dua dari Tiga Korban Sound Horeg Warga Jember, MUI Jatim Desak Gubernur Terbitkan Keputusan Larangan

Tuesday, 1 September 2026 - 09:30 WIB

Kantor Taman Nasional Meru Betiri Jember Terbakar

Monday, 31 August 2026 - 21:06 WIB

Pria di Sukorambi Jember Ditemukan Tewas oleh Anaknya Sendiri saat Tergantung di Kamar

Monday, 31 August 2026 - 19:19 WIB

Hilang di Pantai Paseban Jember, Wisatawan Asal Jombang Ditemukan Tewas

Monday, 31 August 2026 - 19:09 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tabrak Dump Truk yang Sedang Parkir di Mayang Jember

TERBARU

Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Prof. Zainal Arifin Mochtar. (Foto: Tangkapan Layar YouTube @uchange).

Educatia

Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku

Wednesday, 2 Sep 2026 - 22:57 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading