OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 June 2026 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (tengah), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (Kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (tengah), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (Kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember, mengingatkan kepada pihak yang menjadi korban kasus scam atau penipuan digital, untuk segera melapor melalui layanan Indonesia Anti Scam Center (IASC).

IASC merupakan pusat koordinasi nasional yang dibentuk oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama Satgas PASTI (Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal), dalam menangani korban penipuan digital (scam) di sektor keuangan secara cepat dan terpadu.

Kepala OJK Jember, Aris Budiman, menyampaikan bahwa sejak berdirinya IASC pada bulan November 2024, jumlah penipuan (scam) sudah triliunan.

Menurut Aris, modus penipuan sering kali menyasar konsumen belanja online.

Baca Juga :  Pemotor di Puger Jember Tewas di TKP Usai Ditabrak Pick Up

Kata dia, dari data IASC jumlah kerugian yang dialami oleh korban penipuan belanja online sudah mencapai Rp 1,3 triliun.

“Rata-rata kalau dibagi per korban, itu Rp 17.000.000,” kata dia, saat agenda Media Briefing, di Kantor OJK Jember, pada Kamis (18/6/2026).

Aris mengatakan dengan adanya IASC para korban penipuan mulai berkurang dan dapat menghindari kerugian dalam jumlah besar.

“Jadi target adanya IASC ini, yang pertama penundaan transaksi penipuan, supaya lebih cepat dan bisa menyelamatkan sisa dana,” tuturnya.

Meskipun kata dia, selama ini masih belum ada cerita bahwa korban penipuan dananya 100 persen kembali semua.

Baca Juga :  Motor Mio Terbakar di JLS Curahnongko Jember Gegara Tangki Bensin Bocor

“Setengahnya saja belum tentu ada. Tapi setidaknya dengan adanya IASC itu sebagian bisa balik,” ujarnya.

Menurut Aris, peluang diselamatkannya dana dari korban penipuan atau scam tergantung pada kecepatan melapor.

“Ketika korban itu bisa segera melapor. Maka, peluang dananya bisa diselamatkan itu semakin besar. Kalau bilangnya sekarang, dia tahu sekarang. Lapornya besok itu kemungkinan sudah terlambat,” ucapnya.

Lebih lanjut, kata Aris adanya IASC pertolongan dana korban penipuan kini semakin cepat, dibandingkan dengan skema sebelumnya yang harus menunggu persetujuan pihak lembaga keuangan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama
Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit
PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat
Cipayung Plus dan BEM Se-Jember Turun Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Hentikan Militerisasi Ruang Sipil
Dirjen Imigrasi Hendarsam: Zaman Berubah, Hilangkan Budaya Kerja Lama!
Wakil Juru Turap di Jember Tewas Tenggelam di Dam
Warga Mayang Jember Geger Temukan Tengkorak Manusia di Kebun Singkong
Ipal Jadi Alasan Utama 16 SPPG Jember di Suspend

Baca Lainnya

Thursday, 18 June 2026 - 19:02 WIB

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 June 2026 - 13:12 WIB

Angka Perceraian di Jember Tembus 2.211 Perkara, Faktor Ekonomi Jadi Penyebab Utama

Thursday, 18 June 2026 - 01:15 WIB

Perayaan 1 Suro Warga Jember Kirab Ratusan Tumpeng ke Situs Beteng Majapahit

Thursday, 18 June 2026 - 00:26 WIB

PMII Jember Sebut Pembangunan Batalyon Teritorial di Silo Minim Partisipasi Masyarakat

Monday, 15 June 2026 - 18:42 WIB

Cipayung Plus dan BEM Se-Jember Turun Demo Tuntut Turunkan Harga BBM hingga Hentikan Militerisasi Ruang Sipil

TERBARU

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (tengah), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (Kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

News

OJK Jember Ingatkan Korban Kasus Scam Segera Lapor ke IASC

Thursday, 18 Jun 2026 - 19:02 WIB

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tyahyono (Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Kadispendik Jember Tegaskan Tutup Celah Kecurangan SPMB 2026

Thursday, 18 Jun 2026 - 01:20 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading