OJK Jember Beri Penjelasan soal SLIK yang Bermasalah saat Akan Ajukan Pinjaman

Thursday, 18 June 2026 - 22:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (kiri), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Ketua PWI Jember, Sugeng Prayitno (kiri), bersama Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, Aris Budiman (kanan) (Foto: Fadli/Frensia).

Frensia.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember, memberi penjelasan terkait data riwayat keuangan yang dimiliki oleh nasabah atau debitur, pada Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) mengalami masalah, saat akan mengajukan pinjaman.

Hal itu disampaikan oleh Kepala OJK Jember, Aris Budiman, saat agenda Media Briefing di Kantor OJK, pada Kamis, (18/6/2026).

“Ternyata banyak konsumen atau masyarakat yang merasa sliknya bermasalah, dan biasanya itu diketahui saat mereka butuh mau mengajukan KPR, pinjaman, leasing, nggak bisa lagi terima,” kata Aris.

Baca Juga :  Kakak Beradik yang Hilang di Pantai Payangan Jember Masih Belum Ketemu di Hari Kedua Pencarian

Aris mengatakan bahwa banyak masyarakat yang tidak tahu jika dirinya mempunyai pinjaman dari bank maupun lembaga non bank.

Menurutnya, hal tersebut disebabkan adanya oknum yang tidak bertanggung jawab memakai identitas seseorang untuk keperluan pinjaman online, tanpa sepengetahuannya.

Aris mencontohkan pada masyarakat desa yang masuk kategori desil 1, ketika menerima bantuan uang tunai hanya cukup dengan menyetor Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Ada oknum mengaku sebagai orang dari pemerintahan, bilang mau ngasih bantuan tapi sindiran KTP. Dikasih uang Rp 500 ribu. Buat masyarakat yang miskin Rp 500 ribu lumayan banget kan. Yang dikasih tanpa kerja,” tuturnya.

Baca Juga :  OJK akan Luncurkan Aplikasi 157 untuk Cegah Scam

Lebih lanjut, kata Aris biasanya nasabah mengetahui ketika mereka akan mengajukan pinjaman ke bank ternyata ditolak karena sliknya bertanda merah.

Aris mengimbau pada masyarakat untuk tidak sembarangan meminjamkan kartu identitas pada pihak lain.

“Jangan sampai sudah memberikan kartu identitas kepada pihak lain. Jangankan ke orang yang nggak dikenal. Sama orang yang dikenal saja bahaya,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pengendara Honda CB Tabrak Motor Beat di Kaliwates Jember, 1 Orang Alami Luka Ringan
Upgrading Bertema Analisis Sosial, Satkoryon Banser Umbulsari menghadirkan Instruktur Wilayah PD-PKPNU
Anak SD Hilang di Jember Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Sawah
Bank Jatim Kalisat Beroperasi Lagi, Hadirkan Aplikasi JConnect Versi Terbaru
Tragis! Pemburu Burung di Jember Tewas Tertembak Senapan Sendiri
Ansor dan Lesbumi Kencong Lestarikan Budaya Indonesia melalui Ngaji Mocopat dan Manuskrip Pesantren
Harapan Susmiadi untuk Perupa Jember usai Karyanya Dipamerkan pada Muharram Art Fest
PC GP Ansor Kencong Gelar Muharram Art Fest untuk Bangkitkan Eksistensi Perupa Jember

Baca Lainnya

Thursday, 30 July 2026 - 17:25 WIB

Pengendara Honda CB Tabrak Motor Beat di Kaliwates Jember, 1 Orang Alami Luka Ringan

Wednesday, 29 July 2026 - 12:04 WIB

Upgrading Bertema Analisis Sosial, Satkoryon Banser Umbulsari menghadirkan Instruktur Wilayah PD-PKPNU

Tuesday, 28 July 2026 - 13:56 WIB

Anak SD Hilang di Jember Ditemukan Meninggal di Aliran Sungai Sawah

Monday, 27 July 2026 - 18:44 WIB

Bank Jatim Kalisat Beroperasi Lagi, Hadirkan Aplikasi JConnect Versi Terbaru

Thursday, 23 July 2026 - 20:35 WIB

Tragis! Pemburu Burung di Jember Tewas Tertembak Senapan Sendiri

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading