Kakak Beradik yang Hilang di Pantai Payangan Jember Masih Belum Ketemu di Hari Kedua Pencarian

Monday, 1 June 2026 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR saat akan melakukan pencarian kakak beradik yang hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Jember (Foto: Istimewa).

Tim SAR saat akan melakukan pencarian kakak beradik yang hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Kecamatan Ambulu, Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.id – Tim SAR Jember terus melakukan pencarian kakak beradik yang hilang terseret ombak di Pantai Payangan, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, sejak Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pada operasi pencarian memasuki di hari kedua, keberadaan kedua korban tersebut masih belum ditemukan pada Minggu (31/5/2026) sore.

Diketahui kedua korban, yaitu atas nama Barokatul Hidayat (27) dan Rifki (22), warga Dusun Karang Kebon, Desa Suci, Kecamatan Panti, Jember, yang saat itu sedang berenang di sekitar area Pantai Seruni Payangan.

Keduanya hilang diduga akibat arus ombak saat itu sangat kuat, sehingga menyeretnya ke tengah laut.

Adapun pencarian di hari kedua ini,  tim SAR gabungan terdiri dari BPBD Kabupaten Jember, Basarnas, TNI/Polri, potensi relawan, hingga pihak keluarga korban telah berupaya secara maksimal untuk menemukannya.

Baca Juga :  Permudah Izin Tinggal WNA, Imigrasi Jember Luncurkan Layanan Jempol Asing

Dalam upaya pencarian, Tim dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).

Untuk SRU 1 dan SRU 2 wilayah fokus pencarian, dilakukan pada penyisiran visual di atas permukaan laut dengan mencakup area seluas masing-masing 2,29 dan 2,28 mil laut.

Sedangkan untuk, SRU 3 mencarinya dengan menyisir daratan di sepanjang pesisir Pantai Payangan sejauh 2,85 kilometer.

Meskipun demikian, saat berada di laut, Tim pencarian memang dilengkapi dengan perahu karet dan truk rescue, namun mengalami kendala alam yang cukup menantang.

Baca Juga :  Pemuda di Jember Tewas Tersambar KA Sangkuriang

Embusan angin dari selatan dan tingginya gelombang laut yang mencapai 2,5 meter menjadi tantangan, sehingga menghambat untuk dilanjutkan proses penyisiran di perairan.

Oleh karenanya itu, pencarian di hari kedua berhenti pada pukul 17:00 WIB mengingat kondisi cuaca dan waktu yang sudah menjelang malam.

“Operasi penyelamatan dan penyisiran massal ini akan kembali dilanjutkan pada Senin (1/6/2026) esok hari mulai pukul 07.00 WIB,” kata Kepala BPBD Kabupaten Jember, Edy Budi Susilo.

Edy berharap kedua korban bisa segera ditemukan saat dilanjutkan operasi pencarian di hari berikutnya.

“Harapan kedua korban bisa segera ditemukan,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan 1 Korban Tewas di Pantai Payangan Jember
Polres Jember Gandeng Kejaksaan-PPNS Bedah KUHAP Baru, Ini Tujuannya
Kakak Adik Asal Panti Jember Hilang Terseret Ombak di Pantai Sruni Payangan
Sulit Dapat Solar Subsidi, Nelayan Puger Jember Wadul ke DPRD
Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Box di Pakusari Jember
3 Remaja di Jember Ditangkap Polisi Gegara Bikin Konten Pocong di TikTok Resahkan Warga
Warga Desa Ampel Wuluhan Protes soal Pemasangan Patok Tanah dari Ahli Waris Tampina
Hari H Akad, Rumah Warga Jember Alami Kebakaran

Baca Lainnya

Monday, 1 June 2026 - 13:04 WIB

Hari Ke-3 Pencarian, Tim SAR Temukan 1 Korban Tewas di Pantai Payangan Jember

Monday, 1 June 2026 - 12:55 WIB

Kakak Beradik yang Hilang di Pantai Payangan Jember Masih Belum Ketemu di Hari Kedua Pencarian

Sunday, 31 May 2026 - 13:22 WIB

Polres Jember Gandeng Kejaksaan-PPNS Bedah KUHAP Baru, Ini Tujuannya

Saturday, 30 May 2026 - 21:45 WIB

Kakak Adik Asal Panti Jember Hilang Terseret Ombak di Pantai Sruni Payangan

Monday, 25 May 2026 - 20:16 WIB

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Box di Pakusari Jember

TERBARU

ilustrasi dunia politik (Sumber: Gemini AI)

Kolomiah

Profesi Berkuasa: Pembahasan yang Tidak Pasti

Monday, 1 Jun 2026 - 07:39 WIB