Pelayanan Lumpuh Akibat Balai Desa di Jember Digembok Warga

Friday, 19 June 2026 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga setempat saat akan mengurus administrasi di kantor Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember (Foto: Istimewa).

Warga setempat saat akan mengurus administrasi di kantor Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Pelayanan publik di Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, Jember, lumpuh total pada Kamis (18/6). Warga yang kesal nekat menggembok Kantor Balai Desa sebagai bentuk protes karena Penjabat (Pj) Kepala Desa, Mujiono, dilaporkan sudah satu minggu tidak ngantor.

Aksi gembok ini membuat warga lain yang ingin mengurus administrasi kebingungan dan telantar. Salah satunya Ayu Nur Faradisa yang gagal mengurus berkas sekolah anaknya.

“Saya datang setengah delapan ke sini, sudah dikunci. Mau revisi KK, karena anak mau daftar ulang sekolah. Saya juga bingung kalau kantor desa ditutup seperti ini harus bagaimana,” katanya, Kamis (18/6/2026).

Ayu mengaku sama sekali tidak mengetahui keberadaan para perangkat desa. Karena urusannya mendesak, ia bahkan berniat mencari keberadaan operator desa secara mandiri.

Baca Juga :  Petani di Jember Kirim Surat ke PU SDA Lumajang, Minta Penjelasan Proyek Dam Kali Tanggul Senilai Rp15,6 Miliar

“Jika harus mengurus langsung ke kantor kecamatan, jaraknya terlalu jauh dan menyulitkan,” ujarnya.

Sementara itu, Tokoh masyarakat setempat, Indrar Zainal Hamzah, membeberkan bahwa aksi ini adalah puncak kekesalan warga dan perangkat desa. Kinerja Pj Kades dinilai buruk, bahkan fasilitas dasar balai desa sampai terbengkalai.

“Kami sudah beberapa kali melakukan mediasi. Bahkan pernah dijanjikan dalam tiga bulan akan dilakukan evaluasi. Sekarang sudah masuk bulan keempat, tetapi belum ada kepastian,” ungkapnya.

“Kami menuntut satu hal, yaitu PJ Kepala Desa segera dievaluasi dan diganti. Penutupan ini memang berdampak kepada masyarakat, tetapi ini bentuk upaya agar tuntutan kami segera mendapat perhatian,” paparnya.

Merespons kekacauan ini, Pj Camat Pakusari, Rifendi Wahjuwibakti, mengaku telah memerintahkan Pj Kades Mujiono untuk segera menyelesaikan konflik. Dengan turun langsung ke lapangan bersama aparat keamanan.

Baca Juga :  LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

“Kami sudah menugaskan PJ Kepala Desa Patemon untuk melakukan langkah-langkah koordinatif dengan BPD, perangkat desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Mengenai desakan warga yang meminta Pj Kades segera dicopot dari jabatannya. Rifendi menyerahkan keputusan tersebut ke tingkat kabupaten.

“Tentu melalui komunikasi dan koordinasi sehingga pelayanan publik kepada masyarakat dapat kembali normal,” tandasnya.

Sebagai informasi, hingga pukul 18:03, Balai Desa Patemon masih terkunci rapat dan warga menolak membuka gembok sebelum ada kepastian pergantian Pj Kades dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung
LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember
LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember
Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara
Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe
Akhmad Nizar, Pelari Asal Mayang Jember Cetak Rekor di UTMB 2026
Kasatkorcab Banser Kencong Mengecam Keras Ucapan Bos Sound Horeg
Ketua PWI Pusat Akhmad Munir Soroti Disrupsi Teknologi Digital Ubah Pola Masyarakat Konsumsi Informasi

Baca Lainnya

Tuesday, 15 September 2026 - 23:27 WIB

GMNI Jember bersama Pedagang Gelar Aksi Tuntut Perbaikan Tata Kelola Pasar Tanjung

Tuesday, 15 September 2026 - 20:30 WIB

LBH PKC PMII Jatim Dorong Ada Pembaruan Struktur Forum CSR di Jember

Tuesday, 15 September 2026 - 15:44 WIB

LBH PKC PMII Jatim Gelar FGD Soroti Pengawasan Distribusi CSR di Jember

Saturday, 12 September 2026 - 19:09 WIB

Sebanyak 46 Dapur SPPG di Jember Diberhentikan Sementara

Saturday, 12 September 2026 - 17:44 WIB

Puluhan Sound Horeg Beraksi di Lokasi Wisata Dira Kafe

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading