Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU

Monday, 29 June 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU (Sumber: Frensia Grafis)

Gambar Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU (Sumber: Frensia Grafis)

Oleh: Abd. Wahid*

FRENSIA.ID- Siapa nama orang yang pakai batik hijau itu? Yang menunjuk-nunjuk sembari teriak tidak elok dalam forum terhormat di hadapan sejumlah kiai sepuh? Kita, warga Nahdliyin, tentu menyayangkan itu terjadi. Susah memaafkan tindakannya. Tetapi, memahaminya relatif mudah.

Dalam permainan voli, serangan berlangsung dalam tiga tahapan, yaitu passing atau menerima bola, set atau umpan, dan lalu smash alias pukulan keras (boleh jadi dipilih teknik placing, yakni mengarahkan bola dengan halus ke titik yang susah dijangkau lawan.

Aku melihat si batik hijau sebagai spiker yang sedang melakukan smash ngawur tak keruan. Menurut khabar masyhur, tindakannya bermula dari toser yang entah mengapa memberikan umpan buruk, pemain yang gigih memegang mikrofon itu.

Mengapa toser melakukan hal buruk itu? Tentu saja, itu gara-gara passing buruk dari pemain yang menerima servis. Bisa libero atau pemain posisi lain yang sedang bertahan. Menurut khabar yang juga tak kalah masyhur, passing itu berupa bisikan yang sangat penting, yakni hal-hal jang mengenai kekoeasaan d.l.l., yang harus haroes diselenggarakan dengan tjara pokoknja bisa dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Baca Juga :  Kiprah Politik sang Gladiator

Dalam voli, passing yang buruk hampir pasti menyebabkan set yang buruk, dan set yang buruk berujung pada smash yang berantakan. Jika si batik hijau melakukan smash ngawur, berarti ia mendapatkan umpan yang sama ngawurnya dari sang pemegang mikrofon, yang sebelumnya menerima passing kacau dari para pembisik di balik layar.

Demikianlah hukum permainan voli. Jika teknik dasarnya saja sudah keliru, jangan harap serangan akhirnya akan berbuah poin.

Baca Juga :  Hubungan NU dengan Kekuasaan, KH Zainil Ghulam: Mengontrol Penguasa

Sudut pandang voli ini lebih asyik karena melihat permainan secara lebih utuh. Berbeda dengan sudut pandang adab, yang menuding satu pemain sebagai bencana dan sumber kekalahan, padahal nyata ia rekan satu tim yang diizinkan ambil bagian dalam permainan.

Duh, sebenarnya aku hanya membagi kabar gembira di tengah acakadut pengelolaan negara dan organisasi kita ini. Ya, timnas voli kita menjadi juara, untuk pertama kalinya, dalam AVC Men’s Volleyball Cup 2026. Timnas kita membabat Korea Selatan secara tunai, 3 – 0.

Aku harap kalian menonton biar melihat smash-smashnya yang mantap, karena umpan manja dari toser, dan passing akurat dari para pemain bertahan, terutama si libero.

Penulis : *Dosen Ma'had Aly Salafiyah-Syafi'iyah Sukorejo Situbondo

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pancasila dan Realitas Kesejahteraan Pendidik di Indonesia
Profesi Berkuasa: Pembahasan yang Tidak Pasti
Menyiramkan Air Keras ke Wajah Seseorang, itu Hanya Kenakalan?
Jalan Strategi: Pengakuan Tim Sukses Pilkades
Representasi Diri
Pengorbanan dalam Pilkades
Modal Pilkades
Kiprah Politik sang Gladiator

Baca Lainnya

Monday, 29 June 2026 - 13:22 WIB

Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU

Monday, 8 June 2026 - 23:36 WIB

Pancasila dan Realitas Kesejahteraan Pendidik di Indonesia

Monday, 1 June 2026 - 07:39 WIB

Profesi Berkuasa: Pembahasan yang Tidak Pasti

Thursday, 28 May 2026 - 20:20 WIB

Menyiramkan Air Keras ke Wajah Seseorang, itu Hanya Kenakalan?

Thursday, 28 May 2026 - 15:13 WIB

Jalan Strategi: Pengakuan Tim Sukses Pilkades

TERBARU

Gambar Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU (Sumber: Frensia Grafis)

Kolomiah

Smash Ngawur! Main Voli Di Hadapan Warga NU

Monday, 29 Jun 2026 - 13:22 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading