Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan

Monday, 6 July 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan(Sumber:istimewa)

Gambar Geber Motor Tanpa Helm di Jalan Raya, Polisi Banyuwangi Ingatkan Bahaya Kecelakaan(Sumber:istimewa)

FRENSIA.ID– Aksi pengendara yang kerap menggeber sepeda motor di jalan raya hingga mengganggu pengguna jalan lain kembali menjadi sorotan. Selain menimbulkan kebisingan, perilaku tersebut dinilai berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Tri Pepri Alfian, mengatakan masih ditemukan sejumlah pengendara yang berkendara secara ugal-ugalan. Tidak sedikit di antaranya juga mengabaikan keselamatan dengan tidak mengenakan helm berstandar SNI.

Menurutnya, kebiasaan menggeber kendaraan di jalan umum bukan hanya melanggar etika berlalu lintas, tetapi juga dapat membuat pengendara kehilangan konsentrasi dan mengganggu pengguna jalan lain.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara sepeda motor, agar tidak menggeber-geber kendaraan di jalan raya. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan lain, tindakan tersebut juga berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” kata Ipda Tri Pepri Alfian, Senin (06/07/26).

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Satlantas Polresta Banyuwangi Salurkan Bantuan Alat Pertanian untuk Petani Jagung

Ia menegaskan, penggunaan helm merupakan perlengkapan keselamatan yang wajib digunakan setiap kali berkendara. Helm berfungsi melindungi kepala dari benturan apabila terjadi kecelakaan.

“Jangan pernah menganggap sepele penggunaan helm. Helm adalah pelindung utama yang dapat meminimalkan risiko cedera fatal saat terjadi kecelakaan. Berkendaralah dengan tertib dan utamakan keselamatan dibanding kecepatan,” ujarnya.

Ipda Pepri menambahkan, pihaknya terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi maupun patroli rutin di sejumlah ruas jalan yang rawan dijadikan lokasi aksi ugal-ugalan maupun balap liar.

Selain penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, Satlantas Polresta Banyuwangi juga mengajak para orang tua untuk ikut mengawasi anak-anak mereka agar tidak menggunakan kendaraan secara sembarangan, terlebih jika belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Baca Juga :  Lima Buronan Pembalakan Liar di Hutan Banyuwangi Dibekuk, Polisi Sita Puluhan Batang Kayu Jati

“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa mematuhi aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari sanksi, tetapi demi melindungi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” tutur Ipda Pepri.

Satlantas Polresta Banyuwangi mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan prinsip safety riding, mulai dari menggunakan helm berstandar SNI, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, mematuhi rambu dan batas kecepatan, hingga menjaga sikap saling menghormati antar pengguna jalan. Dengan disiplin berlalu lintas, risiko kecelakaan dapat ditekan dan tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung
Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal
Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore
Minibus Tabrak Kios Bensin di Banyuwangi, 1 Orang Meninggal dan Mobil Terbakar
Pengunjung Wanita Lapas Banyuwangi Diamankan Petugas Selipkan Sabu di Karet Celana
Ketua DPC Peradi Jember Kutip Kaidah Ushul Fikih untuk Dukung Kubu Febrie
Perempuan Lansia 66 Tahun Ditemukan Meninggal di Parit Persawahan Tegalsari Banyuwangi
4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Baca Lainnya

Monday, 17 August 2026 - 12:26 WIB

Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal di Belitung

Monday, 17 August 2026 - 12:20 WIB

Demi Dirgahayu Hukum! Tim Gabungan Polda Babel dan Satlap Tricakti Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Timah Illegal

Monday, 17 August 2026 - 00:12 WIB

Tragis, Siswi 12 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan di JLS Glenmore

Monday, 17 August 2026 - 00:08 WIB

Minibus Tabrak Kios Bensin di Banyuwangi, 1 Orang Meninggal dan Mobil Terbakar

Friday, 14 August 2026 - 18:40 WIB

Pengunjung Wanita Lapas Banyuwangi Diamankan Petugas Selipkan Sabu di Karet Celana

TERBARU

Gambar Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio (Sumber: Suarasurabaya.net)

Politia

Belum Dapat Bantuan, Guru Korban Gempa NTT Curhat ke Radio

Tuesday, 18 Aug 2026 - 17:41 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading