Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan

Thursday, 16 July 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan (sumber: Istimewa)

Gambar Momentum Hari Koperasi Nasional, Dekopinda Banyuwangi Bangkit Gagas Kolaborasi Perekonomian Kerakyatan (sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Momentum Hari Koperasi Nasional menjadi babak baru bagi kejayaan koperasi di Bumi Blambangan. Setelah sempat vakum selama empat tahun, Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Banyuwangi kini resmi bangkit dengan nakhoda, gagasan, dan inovasi baru demi membangun ekosistem ekonomi kerakyatan yang lebih kuat.

Usai dilantik oleh Ketua Dekopinda Jatim, Ketua Dekopinda Banyuwangi Saiful Anam menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas menyusun langkah strategis. Salah satu fokus utamanya adalah membangun sinergi lintas sektor, termasuk dengan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

“Setelah ini saya akan berkoordinasi dengan teman-teman KDKMP untuk membicarakan soal kolaborasi dan sinergi membangun koperasi di Banyuwangi yang lebih baik,” ujar Saiful Anam saat memberikan keterangan kepada media, Rabu (15/07/26).

Saiful menambahkan, kehadiran wajah baru dalam kepengurusan Dekopinda membawa energi segar berupa inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman. Ia pun berharap penuh agar pemerintah daerah hadir menjadi mitra strategis.

“Dewan pengurus koperasi ini kan sempat vakum selama 4 tahun, dan sekarang kembali dengan kepengurusan baru serta gagasan dan inovasi baru. Kami berharap pemerintah daerah dapat berkolaborasi dengan kami untuk mendorong terwujudnya iklim perekonomian kerakyatan yang didorong oleh koperasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Seru ! 72 Pembalap Manol adu cepat di Sirkuit Lebak Djinontro Banyuwangi

Menjawab 3 Tantangan Koperasi Modern, Kebangkitan Dekopinda Banyuwangi ini mendapat perhatian dan dukungan penuh dari Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Timur. Ketua Dekopinda Jatim Slamet Sutanto mengingatkan bahwa koperasi modern saat ini dihadapkan pada dinamika global yang tidak mudah. Menurut Slamet, setidaknya ada tiga tantangan besar yang harus dijawab oleh seluruh insan koperasi saat ini.

“Koperasi tengah menghadapi tiga tantangan utama, yakni tantangan regulasi, kompetisi, dan digitalisasi. Dengan tiga tantangan ini, Dekopinda sebagai wadah koperasi harus mampu menghadapi dengan strategi menyediakan sumber daya yang unggul,” kata Slamet.

Sebagai langkah konkret, Dekopinda Jatim siap memfasilitasi peningkatan mutu SDM melalui Lembaga Pendidikan Koperasi Daerah (Lapenkopda).

“Akan kami latih secara khusus dengan modul yang sudah disiapkan oleh Lapenkopwil Jatim,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Slamet menekankan pentingnya menjaga marwah koperasi yang berbasis gotong-royong. Koperasi tidak boleh terjebak dalam pemburuan profit semata, melainkan wajib memegang teguh nilai sosial. Terkait regulasi KDKMP, Slamet mengakui adanya celah hukum jika mengacu pada UU Koperasi Nomor 25 Tahun 1992. Namun, ia optimis pembahasan regulasi baru di Komisi VI DPR RI akan membawa angin segar.

Baca Juga :  Pria Pencari Ikan Hilang dihempas Ombak Pantai Pulau Merah

“Mudah-mudahan UU yang baru ini mengakomodir KDKMP menjadi koperasi sejati. Kami mendukung karena ini proyek strategi nasional dan dukungan ini berberntuk memberikan kritik yang membangun, bukan kritik yang membabi buta,” jelas Slamet.

Gayung Bersambut, Pemkab Banyuwangi memberikan respons positif. Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyatakan, pemerintah daerah siap memberikan dukungan optimal terhadap kepengurusan baru ini.

“Sebagaimana koperasi ini telah masuk dalam program strategi nasional, maka Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memberikan dukungan optimal. Kami menyambut baik kepengurusan baru ini sekiranya bisa turut membangun Kabupaten Banyuwangi ke arah yang lebih baik,” urai Mujiono.

Mujiono juga sepakat bahwa nilai-nilai dasar koperasi merupakan pilar penting dalam menyejahterakan masyarakat Banyuwangi di akar rumput.

“Koperasi ini adalah budaya yang di dalamnya ada nilai-nilai luhur kekeluargaan dan gotong-royong. Maka seyogyanya koperasi ini menjadi soko guru perekonomian yang menyejahterakan masyarakatnya,” pungkas Wakil Bupati Banyuwangi.

Dengan adanya sinergi kuat antara Dekopinda, pegiat koperasi, dan Pemkab Banyuwangi, perayaan Hari Koperasi Nasional tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial, melainkan tonggak kebangkitan ekonomi berbasis kerakyatan di Banyuwangi. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026
Perahu Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas Dua dalam Pencarian
Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia
Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi
Prof Babun, Mantan Rektor UIN KHAS, Jadi Ketua KARTEKER PCNU Jember, Siap Menunggu Instruksi Rais
Waduh! Baru Bebas 2 Minggu, Residivis di Banyuwangi Kembali Edarkan 40 Gram Sabu
Pria Pencari Ikan Hilang dihempas Ombak Pantai Pulau Merah
Ponpes Al-Mashduqiah Probolinggo Wisuda Angkatan XXIII, Lulusannya Tembus Al-Azhar Kairo

Baca Lainnya

Monday, 20 July 2026 - 19:25 WIB

Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026

Monday, 20 July 2026 - 19:21 WIB

Perahu Nelayan Terbalik di Grajagan Banyuwangi, Dua Tewas Dua dalam Pencarian

Friday, 17 July 2026 - 22:17 WIB

Pemancing yang hilang terbawa Arus, akhirnya ditemukan Tim SAR dalam kondisi Meninggal Dunia

Friday, 17 July 2026 - 22:13 WIB

Penyelundupan 5 pake Sabu lewat Alat Kelamin digagalkan petugas Lapas Banyuwangi

Thursday, 16 July 2026 - 06:20 WIB

Prof Babun, Mantan Rektor UIN KHAS, Jadi Ketua KARTEKER PCNU Jember, Siap Menunggu Instruksi Rais

TERBARU

Bupati Jember, Muhammad Fawait saat ditemui awak media setelah acara Bunga Desaku di Kantor Desa Pakusari (Fadli/Frensia).

Politia

Pemkab Jember akan Serahkan 50 Armada untuk Layanan Home Care

Monday, 20 Jul 2026 - 21:23 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading