Kasat Reskrim Polres Jember Sebut Judol Perusak Masa Depan Anak Bangsa

Tuesday, 18 August 2026 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Jember (Kemeja putih) bersama Kapolres Jember (Foto: Istimewa).

Kasat Reskrim Polres Jember (Kemeja putih) bersama Kapolres Jember (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Ancaman judi online (judol) makin meresahkan dan mengintai warga tanpa pandang usia. Polres Jember pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak tergiur bahaya laten perjudian digital ini.

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Ario Senopati Joyonegoro menegaskan, praktik judi daring bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan juga ‘pembunuh’ masa depan anak bangsa.

Dampaknya tak main-main, mulai dari bangkrut, konflik keluarga, hingga gangguan mental.

Ironisnya, jerat judi online kini mulai menyasar kelompok rentan seperti pelajar dan anak muda.

“Judi online itu perusak. Tak ada yang pernah kaya dari sana, yang ada hanya miskin, terlilit utang, dan hancur masa depan. Kami tegaskan, hindari dan laporkan jika menemukan praktik tersebut,” kata Ario saat dikonfirmasi, Selasa (18/8/2026).

Baca Juga :  Kasat Lantas Polres Jember Gerak Cepat Bantu Pemotor Alami Laka di Sukorambi

Melihat tren yang menyasar usia muda, Ario meminta para orang tua di Jember tak kendor mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka. Di era serba terbuka, media sosial dan pesan berantai sering kali menjadi pintu masuk promosi judi online.

“Anak-anak kita sangat rentan. Di sinilah peran orang tua menjadi benteng terkuat. Pantau aktivitas gawai anak, batasi akses, dan berikan pemahaman bahwa perjudian adalah jalan buntu,” ujarnya.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Pelaku Bobol Toko-Salon di Genteng Banyuwangi Dibekuk Tim URC Macan Blambangan

Menurutnya, membentengi anak tidak cukup hanya sekadar melarang. Pendampingan aktif di lingkungan keluarga jauh lebih efektif menekan rasa penasaran remaja terhadap judi online.

Di sisi lain, kepolisian terus memperketat patroli siber serta siap menindak tegas para penyelenggara maupun perantara judi online di wilayah hukum Polres Jember.

Namun, tindakan represif kepolisian butuh dukungan penuh dari warga.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Polisi menindak, masyarakat melaporkan, dan orang tua mengawasi anak di rumah. Jika ketiganya berjalan bersama, judi online akan sulit berkembang di Jember,” paparnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu
Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin
Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya
Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat
Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah
Penganiayaan Siswi SD di Jember Gegara Cemburu Saling Follow TikTok
Dua Pria Pencuri Kopi di Gunung Pasang Jember Ditetapkan Jadi Tersangka
Nekat Curi Kopi di Perkebunan Gunung Pasang Jember, 2 Pria Dibekuk

Baca Lainnya

Tuesday, 8 September 2026 - 18:10 WIB

Pulang Kerja, Pria di Kabat Banyuwangi Dibacok Golok hingga Luka di Dagu

Wednesday, 2 September 2026 - 18:56 WIB

Pria di Jember Cabuli Keponakan Sendiri Modus Diiming-imingi Uang dan Tonton Upin Ipin

Tuesday, 1 September 2026 - 21:50 WIB

Operasi Tumpas Semeru Polres Jember Sita Setengah Kilo Sabu dan Ribuan Okerbaya

Tuesday, 1 September 2026 - 18:38 WIB

Sapu Bersih Kejahatan, Satreskrim Polres Jember Gulung 15 Pelaku Curanmor-Curat

Friday, 28 August 2026 - 21:35 WIB

Praperadilan Febrie Ditolak Dua Kali dalam Dua Hari: Status Tersangka TPPU dan Penahanan Dinyatakan Sah

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading