Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak pemilik dapur bersama pegawai SPPG Karangsono, Bangsalsari, Jember, saat melakukan  rapat koordinasi pasca dilakukan evaluasi oleh Satgas MBG Kabupaten Jember. (Foto: Istimewa).

Pihak pemilik dapur bersama pegawai SPPG Karangsono, Bangsalsari, Jember, saat melakukan rapat koordinasi pasca dilakukan evaluasi oleh Satgas MBG Kabupaten Jember. (Foto: Istimewa).

Frensia.Id- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangsono di Kecamatan Bangsalsari, Jember, lakukan pembenahan infrastruktur dapur.

Hal ini dilakukan, menyusul sanksi pembekuan sementara (suspend) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) akibat dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa.

Langkah perbaikan ini mengacu pada hasil evaluasi dan supervisi ketat dari Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) tingkat kabupaten maupun kecamatan.

“Terkait kejadian di SPPG Karangsono beberapa waktu lalu, selama masa suspend ini pihak pengelola memperbaiki infrastruktur yang memang menjadi catatan,” kata Camat Bangsalsari, Deni Hadiatullah, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga :  Keren Mahasiswa S3 di Jember Kembangkan AI Pendeteksi Kematangan Durian

Deni mengaku belum bisa memastikan kapan sanksi suspend tersebut dicabut. Menurutnya, keputusan sepenuhnya berada di tangan BGN.

“Kapan suspend berakhir itu kewenangan BGN. Kita menunggu saja, sambil memastikan dapur berbenah sesuai standar regulasi,” ujarnya.

Sejumlah fasilitas fisik mulai dari kapasitas ruang produksi hingga sistem pengelolaan lingkungan kini tengah dirombak total.

Baca Juga :  Menarik! Akademisi Universitas Muhammadiyah Teliti Pendidikan Seksulitas Pesantren

“Perbaikan mencakup penanganan limbah, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), hingga penyesuaian kapasitas dapur. Sebagian masih pengerjaan dan ada yang sudah selesai,” tambah Deni.

Ia pun mengimbau para orang tua dan siswa penerima manfaat program MBG agar tidak cemas. Seluruh proses perbaikan dipastikan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) baku.

“Dapur berkomitmen penuh menjaga kualitas dan memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia
Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember
Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen
Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba
Kutip Kitab Klasik, Prof. Dr. Phil. Sahiron Bakar Semangat 2.235 Mahasiswa Baru Di PBAK UIN KHAS Jember
Prof Askal Tantang Mahasiswa Baru UIN KHAS: Jangan Hanya Mengejar IPK!
Dua Pria Diduga Curi Cabai di Sawah Banyuwangi, Tepergok Petani
Agar Bantuan Sosial Tidak Terputus, Pendamping PKH Tegalwangi Mengedukasi untuk Menghindari Judol

Baca Lainnya

Wednesday, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Sambil Menunggu Suspend Berakhir, SPPG Karangsono Jember Benahi Infrastruktur Dapur

Wednesday, 2 September 2026 - 09:02 WIB

8 Peraih Nobel Sastra yang Karyanya Diterjemahkan ke Bahasa Indonesia

Tuesday, 1 September 2026 - 23:25 WIB

Maba FTIK UIN KHAS Gelar Aksi Penyaluran Air Bersih di Kaliwining-Rambipuji Jember

Tuesday, 1 September 2026 - 18:21 WIB

Usung Konsep Berbeda, PBAK Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Tanam Pohon dan Sedekah Oksigen

Tuesday, 1 September 2026 - 12:15 WIB

Dekan Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember Bagikan 3 Kunci Jadi ‘Orang Besar’ di Depan Maba

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading