Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi

Thursday, 10 September 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi(sumber: Istimewa)

Gambar Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi(sumber: Istimewa)

FRENSIA.ID– Polda Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendorong potensi ekonomi berbasis kelautan (ekonomi biru).

Langkah nyata ini diwujudkan lewat aksi penanaman pohon cemara udang dan aksi bersih sampah plastik di kawasan wisata Pantai Pulau Santen, Kelurahan Karangrejo, Kabupaten Banyuwangi.

Aksi pemulihan lingkungan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto bersama Kapolresta Banyuwangi Kombes Rofiq Ripto Himawan, serta melibatkan jajaran Forkopimda dan komunitas lokal.

Kegiatan tersebut selaras dengan implementasi program Asta Cita prioritas pemerintah pusat terkait kemandirian bangsa dan perlindungan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil.

Penanaman cemara udang difokuskan untuk menghijaukan area pesisir yang masih gundul. Tanaman ini diprioritaskan karena memiliki benteng alami yang efektif menahan laju abrasi, memecah angin kencang, serta menjaga stabilitas garis pantai dari ancaman krisis iklim.

Baca Juga :  Uang Korban Kebakaran di Banyuwangi Senilai Rp 25,7 Juta Diganti BI Jember di Ajang SCF x BEC 2026

Selain penghijauan, pembersihan sampah plastik menjadi agenda vital. Limbah plastik mikro yang mengancam biota laut dan mencemari rantai makanan pesisir dinilai dapat merusak daya tarik wisata berbasis alam.

“Kami sudah siapkan pohon-pohon cemara ini untuk ditanam dititik yang belum tertanami. Dan ini menyempurnakan area hijau di pesisir ini,” jelas Irjen Nanang Avianto, Kamis (10/09/26).

Nanang menyebut, fungsi ekologis cemara udang dapat mengendalikan erosi pantai, memperbaiki kualitas tanah pesisir, dan melindungi habitat biota laut. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung ekonomi biru lewat menjaga keasrian destinasi wisata berbasis daya dukung lingkungan untuk kesejahteraan nelayan dan pelaku UMKM lokal.

“Kelestarian wilayah pesisir adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Pengabaian terhadap ekosistem pantai hari ini akan berdampak buruk di masa depan. Kita harus tanamkan kesadaran ini sekarang dan menjaga komitmennya secara berkelanjutan,” ujar Irjen Nanang usai penanaman.

Baca Juga :  KKN Kolaboratif Desa Sidomulyo-Semboro Jember Dorong Pengelolaan Sampah melalui Pemilahan dan Budidaya Maggot

Dipadukan dengan giat menyongsong Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, Polda Jatim memastikan gerakan ini bukan sekadar seremonial. Aksi revitalisasi pesisir dan pengelolaan sampah plastik ini akan direplikasi secara bertahap di seluruh wilayah hukum Jawa Timur yang memiliki bentang pantai panjang.

“Ini langkah nyata yang nantinya akan kami lakukan di seluruh jatim, sekaligus bertepatan dengan HKGB Ke-74,” jelas Nanang.

Polri menegaskan perannya sebagai subsistem administrasi negara yang siap mengawal kebijakan strategis ekonomi biru. Melalui kolaborasi lintas sektor antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat pesisir, akselerasi ekonomi biru yang ramah lingkungan targetnya dapat terwujud secara merata dan berkelanjutan. (Qhobid Z)

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak
Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi
BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG
Kuatkan Ekosistem Anti Bullying Pesantren, Dosen UIN KHAS Datangi SMP Nurul Islam Jember
GAPASDAP Minta Pola Tiba Bongkar Berangkat (TBB) Dievaluasi Total
UIN KHAS Lepas Kontingen PORSI JAWARA II 2026, 67 Atlet Siap Bertanding
Uceng Buka “Minggu Buku”: Bahan Bakar Perubahan adalah Buku
Respons Wakil Ketua Penjaringan Rektor terkait Guru Besar di UIN KHAS: 20 Potensi Nyalon, 9 Diskualifikasi, 4 Segera Dikukuhkan

Baca Lainnya

Thursday, 10 September 2026 - 23:14 WIB

Kapolda Jatim Pimpin Aksi Tanam Pohon dan Bersih-bersih Pantai di Banyuwangi

Wednesday, 9 September 2026 - 22:00 WIB

Peringati Maulid Nabi & HUT RI ke-80, SDN Patemon 02 Gelar Pawai Parade Ancak

Wednesday, 9 September 2026 - 21:11 WIB

Xenia Terguling di Ladang Cabai Usai Hantam Drainase di Kalibaru Banyuwangi

Tuesday, 8 September 2026 - 22:17 WIB

BEM PTMAI Zona V Geruduk DPRD Jatim, Sampaikan Kritik Isu Tambang hingga MBG

Tuesday, 8 September 2026 - 18:02 WIB

Kuatkan Ekosistem Anti Bullying Pesantren, Dosen UIN KHAS Datangi SMP Nurul Islam Jember

TERBARU

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading