Frensia.id – Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, Prof. Dr. Phil. Sahiron, memberi penjelasan bahwa jumlah profesor atau guru besar di suatu kampus akan berpengaruh dalam penilaian akreditasi.
Hal itu dia sampaikan saat setelah mengukuhkan 4 guru besar UIN KHAS Jember, di Gedung Kuliah Terpadu (GKT), pada Kamis (17/9/2026), siang hari.
“Di perguruan tinggi memang tidak ada aturan (terkait jumlah guru besar), tetapi lebih banyak profesor maka itu akan lebih bagus dari sisi akreditasinya,” kata dia.
Dia berkata bahwa poin penilaian dalam akreditasi baik secara standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) ditentukan oleh seberapa banyak jumlah jabatan fungsional lektor kepala, dan guru besar di suatu kampus.
Selain itu, kata Prof Sahiron, apabila suatu kampus lebih banyak profesornya, maka akan berpengaruh pada kualitas pendidikan yang diterima oleh mahasiswa.
Dia menyarankan agar sebaiknya minimal setiap satu prodi di kampus ada profesornya.
Sementara itu, profesor atau guru besar yang dimiliki oleh UIN KHAS Jember, kini sudah berjumlah 30 orang.
Prof Sahiron mengimbau kepada seluruh dosen UIN KHAS Jember, agar segera mengurus jabatan fungsional guru besar, apabila telah memenuhi persyaratan administrasi.
“Tapi mudah-mudahan kan ke depan kan bisa bertambah lagi ya, ini banyak (dosen) anak-anak muda yang juga mau mengusulkan profesornya,” tegasnya.***






