Frensia.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kencong, telah meluncurkan Kampung Moderasi Beragama (KMB), di Desa Sukoreno, Kecamatan Umbulsari, Jember, pada Sabtu (19/9/2026).
Peluncuran tersebut, untuk memperkuat nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan moderasi beragama berbasis lokasi, yang sekaligus menyoroti pembahasan isu-isu aktual terkait toleransi.
Dalam peluncuran ini dihadiri sebanyak 120 peserta, yang terdiri dari tokoh masyarakat, dan tokoh lintas agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Sapto Darmo, di seluruh wilayah Jember selatan.
Turut hadir juga, narasumber kegiatan, di antaranya, Kabag TU Kementerian Agama Kabupaten Jember, Faisol Abrari, Ketua LP2M Kampus UAS Kencong, Wulandari, Camat Umbulsari, Prihan Jadid, dan Kepala Desa Sukoreno, Achmad Choiri.
Agus Nur Yasin, selaku Ketua PC GP Ansor Kencong, mengapresiasi kepada masyarakat Desa Sukoreno, atas dukungan dan keterlibatannya dalam peluncuran Kampung Moderasi Beragama tersebut.
“Kampung Moderasi Beragama bukan sekadar simbol kegiatan seremonial, melainkan ruang nyata untuk menumbuhkan harmoni dan kebersamaan di tengah perbedaan. Nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan gotong royong harus terus dirawat agar menjadi budaya bersama,” kata Agus.
Sementara itu, Sekretaris PC GP Ansor Kencong, Dr. Asnawan, mengatakan kegiatan tersebut merupakan praktik moderasi beragama di lingkup masyarakat desa.
“Kita tidak hanya berdakwah, tetapi juga hadir sebagai penengah, penjaga harmoni, dan pelopor dialog antarumat. Kegiatan berbasis lokasi seperti ini, menjadi laboratorium nyata moderasi beragama di tingkat akar rumput,” tuturnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini telah mendapat apresiasi dari Perwakilan Penyuluh Lintas Agama, di antaranya, Romo Catur dari Kristen Katolik, Tokoh Hindu, Sudarmani dan Sunyoto dari Sapta Dharmo.
“Kami merasa senang hdup di masyarakat Desa Sukoreno. Inilah makna sejati dari moderasi beragama, saling mengenal, menghargai, dan hidup berdampingan dengan damai,” ucapnya.
Dengan peluncuran ini, PC GP Ansor Kencong berkomitmen, akan terus mengarusutamakan moderasi beragama berbasis komunitas dan kearifan lokal, demi terwujudnya kehidupan masyarakat Kabupaten Jember yang damai, toleran, dan harmonis.***






