Kantongi SHM, Warga Nyaris Bentrok dengan 25 Petani Pemegang Akta di Jember

Friday, 30 October 2026 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga desa antara pemilik Surat Hak Milik (SHM) dengan  Pemegang Akta Tanah, saat cekcok di lahan pertanian (Foto: Tangkapan layar dari video kiriman warga setempat).

Warga desa antara pemilik Surat Hak Milik (SHM) dengan Pemegang Akta Tanah, saat cekcok di lahan pertanian (Foto: Tangkapan layar dari video kiriman warga setempat).

Frensia.Id- Sengketa lahan persawahan seluas sekitar 5 hektare (ha) di Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, Jember, berujung nyaris ricuh.

Dua kelompok warga terlibat cekcok mulut hingga aksi saling dorong lantaran sama-sama merasa berhak atas lahan tersebut—satu pihak mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM) dan pihak lainnya memegang Akta.

Kapolsek Gumukmas, AKP Edi Santoso mengungkapkan, insiden adu mulut ini bermula ketika pihak pemegang SHM hendak membajak sawah tersebut. Namun, rencana itu langsung dihentikan oleh kelompok petani yang menguasai atau memegang Akta tanah.

“Ketika yang memiliki SHM hendak membajak sawah tersebut, dihentikan oleh yang memiliki Akta. Akhirnya terjadi cekcok mulut sampai saling dorong,” kata Edi saat dikonfirmasi melalui saluran telepon, Jumat (30/10/2026).

Baca Juga :  Viral Seorang Guru di Jember Tewas Tertimpa Tembok Ponpes yang Roboh

Mendapat laporan adanya ketegangan di lokasi, aparat kepolisian bersama jajaran Muspika dan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Purwoasri bergerak cepat mengamankan situasi. Petugas langsung meleraikan kedua belah pihak dan membawanya ke Mapolsek Gumukmas untuk dilakukan mediasi.

“Berdasarkan data kepolisian, sengketa ini melibatkan dua kekuatan dokumen kepemilikan. Di satu sisi, lahan seluas kurang lebih 5 ha tersebut diklaim berdasarkan SHM oleh ahli waris almarhum S bin B, yang kini dikuasakan kepada advokat P. Lukman dkk,” ujarnya.

Di sisi lain, terdapat sekitar 25 petani yang mengklaim kepemilikan lahan berdasarkan dokumen Akta. Saat proses mediasi di Polsek Gumukmas, puluhan petani tersebut diwakili oleh sejumlah perwakilan berinisial Di, Jm, dan R.

Baca Juga :  Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember

“Peristiwa ketegangan itu sendiri terjadi di lahan persawahan yang terletak di Jalan Candi Deres, Dusun Sambileren, Desa Purwoasri, pada Jumat, sekitar pukul 10.00 WIB,” paparnya.

Sementara itu, proses mediasi lanjutan yang difasilitasi oleh Muspika dan Pemdes Purwoasri berlangsung cukup panjang di Mapolsek Gumukmas sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

“Akhirnya kita lerai dan dimediasi oleh Muspika serta pihak Pemdes Purwoasri di Polsek sampai jam 16:00 WIB,” pungkas Edi.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Soroti Isu Nasional hingga Daerah, Aliansi Mahasiswa di Jember Layangkan 18 Tuntutan
Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan dengan Nama “Beranda Imigrasi”
Pulang Nonton Sound Horeg, Pria di Jember Tewas Tertemper Kereta Api
Warga Dusun Kasengan Kalisat Jember Keluhkan Air Bersih hingga Penurunan Hasil Panen Imbas Kekeringan
Pencari Burung Temukan Mayat Pria Membusuk di Kuburan Cina Kencong Jember
Pria Gangguan Pendengaran di Jember Tertabrak Kereta Logawa Saat Olahraga Pagi
Respons DPRD Jember soal Antrean BBM: Harusnya Pertamina Melakukan Mitigasi
Diduga Meninggal dan Sudah Digelar Selamatan, Nenek di Jember Pulang Usai 30 Tahun Hilang di Malaysia

Baca Lainnya

Friday, 30 October 2026 - 19:16 WIB

Kantongi SHM, Warga Nyaris Bentrok dengan 25 Petani Pemegang Akta di Jember

Friday, 30 October 2026 - 18:44 WIB

Soroti Isu Nasional hingga Daerah, Aliansi Mahasiswa di Jember Layangkan 18 Tuntutan

Wednesday, 28 October 2026 - 22:22 WIB

Imigrasi Seragamkan 254 Titik Layanan dengan Nama “Beranda Imigrasi”

Monday, 26 October 2026 - 16:44 WIB

Pulang Nonton Sound Horeg, Pria di Jember Tewas Tertemper Kereta Api

Wednesday, 21 October 2026 - 23:23 WIB

Warga Dusun Kasengan Kalisat Jember Keluhkan Air Bersih hingga Penurunan Hasil Panen Imbas Kekeringan

TERBARU

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Republik Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember, saat ditemui pimpinan dekanat, setelah menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung FTIK.(Foto: Sigit/Frensia).

Educatia

Mahasiswa FTIK UIN KHAS Demo Tuntut Perlindungan Mahasiswa PLP

Friday, 30 Oct 2026 - 15:22 WIB

Gambar Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal (Sumber: Istimewa)

Regionalia

Satreskim Polresta Banyuwangi Bongkar Bisnis Solar Subsidi Ilegal

Thursday, 29 Oct 2026 - 21:40 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading