Rahasia Toko Madura Buka 24 Jam, Namun Karyawan Tak Stress

Sunday, 28 April 2024 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Rahasia Toko Madura (Sumber Pixels; @Chandri Anggara)

Ilustrasi Rahasia Toko Madura (Sumber Pixels; @Chandri Anggara)

Frensia.id- Yang mengherankan dari Toko Madura yang saat ini viral adalah mereka mampu buka 24 Jam. Padahal karyawannya sedikit. Bagaimana mereka tidak jenuh dan mencegah agar tidak stress?

Salah satu alasan usulan mengontrol atau bahkan menutup warung Madura adalah jam buka kerjanya yang tak pernah tutup. Bukan hanya menjadi saingan minimarket. Tapi kesehatan psikis karyawannya perlu dipertimbangkan.

Beban kerja yang tinggi, bisa saja membuat karyawan tertekan dan strees.

Lalu bagaimana hal buruk ini bisa ditanggulangi? Atau tidak terjadi?

Menakjubkan! salah satu penelitian mengungkap bahwa ada proses dengan istilah Koping Religius. Hal demikian yang menjadi kunci para karyawannya tidak pernah stress menjaga toko dengan waktu yang lama.

Baca Juga :  Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah

Salah satu riset yang mengungkap hal demikian adalah karya Abdul Khair. Ia adalah akademisi lulusan magister pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.

Judul risetnya adalah Koping Religius Dalam Mengatasi Stress Kerja Penjaga Toko Kelontong Madura 24 Jam. Tulisan telah dipublish pada Repository UIN Suka tahun 2024.

Studinya menjelaskan dampak stres kerja yang dialami oleh penjaga toko kelontong Madura 24 jam, terutama di daerah Pamulang.

Menurutnya  toko kelontong Madura terkenal dengan jam operasionalnya yang tidak pernah tutup, karyawan harus bekerja keras dengan waktu istirahat yang sangat terbatas.

Berdasarkan fakta tersebut, Khair berupaya menyelidiki strategi koping religius yang digunakan oleh para penjaga toko Madura.

Temuannya, menunjukkan bahwa setiap penjaga toko memiliki pengalaman stres yang unik. Ada tekanan untuk menikah hingga tanggung jawab ganda bahkan juga teridentifikasi adanya tekanan dari lingkungan keluarga.

Baca Juga :  BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026 Berkat Konsisten Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Dalam mengatasi stres ini, mereka mengandalkan berbagai strategi koping religius. Beberapa contoh konkretnya, pengembangkan pemikiran positif tentang takdir, penguatan rutinitas doa, mencari dukungan spiritual, dan aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan.

Demikianlah, hasil temuannya. Hal demikian diharapkan tidak hanya dapat menambah pemahaman saja, tetapi juga sebagai dasar untuk memberi perhatian lebih besar terhadap kesejahteraan psikologis para karyawan.

Wabil khusus, para penjaga toko kelontong Madura. Jika psikiz mereka sehat, pasti akan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat juga secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel frensia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Lainnya

Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000
BRI Cabang Jember Sapa Nabasah saat Rayakan Hari Pelanggan Nasional
Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET
Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam
Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026
Kenaikan Indeks Dollar Berpotensi Menekan Nilai Tukar Rupiah
Keluhan Pedagang Pasar Tanjung Jember soal Pembiaran Penataan Lapak Dagang
Bitcoin Melonjak Hingga 4,76 %, Apa Sebabnya?

Baca Lainnya

Tuesday, 6 October 2026 - 10:38 WIB

Miliarder Crypto Mike Novogratz memperkirakan Bitcoin akan Tembus $100.000

Tuesday, 29 September 2026 - 12:45 WIB

BRI Cabang Jember Sapa Nabasah saat Rayakan Hari Pelanggan Nasional

Monday, 28 September 2026 - 13:03 WIB

Sidak Pasar Tanjung-Ritel Modern, Satgas Pangan Jember Pastikan Harga Beras Tak Lampaui HET

Wednesday, 23 September 2026 - 19:32 WIB

Kepala OJK Jember Minta Korban Penipuan Segera Lapor ke IASC Kurang Dari 24 Jam

Wednesday, 23 September 2026 - 15:10 WIB

Jember Jadi Kabupaten dengan Permintaan SLIK OJK Terbanyak hingga Agustus 2026

TERBARU

Masyarakat yang akan mengurusi paspor di Kantor Imigrasi. (Foto: Istimewa).

Regionalia

Imigrasi Kantongi PNBP Rp8,68 Triliun, 5.310 WNA Nakal Dideportasi

Thursday, 15 Oct 2026 - 22:52 WIB

Discover more from Frensia

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading